Jumat, 15 Mei 2026

Sektor Teknologi Terjun Bebas, IHSG Dibuka Tak Berdaya di Zona Merah

Penulis : Indah Handayani
5 Jun 2023 | 09:05 WIB
BAGIKAN
Pengunjung di Bursa Efek Indonesia (BEI), di Jakarta.  Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal
Pengunjung di Bursa Efek Indonesia (BEI), di Jakarta. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

JAKARTA, investor.id – Ditutup melemah sebesar 3 poin (0,05%) ke level 6.633. IHSG dibuka tak berdaya di zona merah karena terpangkas 11,49 poin (0,17%) ke posisi 6.621,76 pada sesi I, Senin (5/6/2023). IHSG hari ini bergerak bervariasi pada rentang 6.615 - 6.641. Tiga sektor saham jadi pemberat IHSG hari ini dan sektor teknologi terjun bebas. 

Tercatat sebanyak 2,1 miliar saham telah diperdagangkan di menit-menit awal, dengan nilai perdagangan sebesar Rp 1,16 triliun dan frekuensi perdagangan baru mencapai 19.561 kali transaksi. Sebanyak 127 saham diperdagangkan mencatatkan kenaikan, 91 saham terkoreksi, dan 263 saham stagnan.

Tiga sektor saham ini menjadi pemberat IHSG sehingga jatuh ke zona merah. Sektor teknologi terjun bebas dan menjadi sektor paling turun dibandingkan dua saham lainnya. Sebab, amblas hingga 4,99%. Disusul, penurunan sektor konsumen non primer sebesar 0,45% dan Sektor barang baku sebesar 0,25%. 

ADVERTISEMENT

Wall Street menguat pada akhir perdagangan Jumat (2/6/2023). Dow Jones melonjak 701,19 poin (2,12%) menjadi menetap di 33.762,76 poin. Sedangkan S&P 500 bertambah 61,35 poin (1,45%) menjadi berakhir di 4.282,37 poin. Sementara itu, Nasdaq meningkat 139,78 poin (1,07%) menjadi ditutup pada 13.240,77 poin.

Pasar saham Asia-Pasifik bersiap untuk naik setelah Presiden AS Joe Biden menandatangani undang-undang tagihan plafon utang yang memungkinkan AS untuk mencegah gagal bayar atas kewajiban keuangannya selama akhir pekan.

Di Jepang, Nikkei 225 naik lebih lanjut setelah memimpin rekan-rekan globalnya untuk bulan Mei, naik 0,97%, sementara Topix dibuka 1,16% lebih tinggi. Level berikutnya yang harus diperhatikan investor adalah angka 32.644 yang akan menembus level tertinggi sejak Juli 1990. Kospi Korea Selatan naik tipis 0,44%, tetapi Kosdaq turun tipis. S&P/ASX 200 Australia naik 0,99% menjelang keputusan suku bunga bank sentral negara itu besok.

Prediksi Analis

Yugen Bertumbuh Sekuritas memprediksi, IHSG hari ini sideways dan akan bergerak pada rentang 6.575 – 6.789. Mengawali bulan yang ke enam pergerakan IHSG hingga saat ini terlihat belum beranjak dari rentang konsolidasi wajarnya dan kembali menguji support level terdekat, meskipun capital inflow tercatat secara year to date (ytd) masih menunjukkan minat investor asing yang masih cukup tinggi terhadap pasar modal Indonesia.

“Namun, masih minimnya sentimen membuat IHSG cenderung bergerak sideways. Pergerakan IHSG hari ini akan diwarnai oleh rilis data perekonomian tingkat inflasi yang disinyalir masih akan menunjukkan kondisi stabil,” tulis Yugen dalam risetnya, Senin (5/6/2023).  

Yugen merekomendasikan menu saham pilihan untuk perdagangan hari ini. Menu saha mpiliah tersebut terdiri dari ICBP, BBNI, ASII, SMRA, JSMR, BBRI dan TBIG.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 13 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 17 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 1 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia