Sektor Teknologi Terjun Bebas, IHSG Dibuka Tak Berdaya di Zona Merah
JAKARTA, investor.id – Ditutup melemah sebesar 3 poin (0,05%) ke level 6.633. IHSG dibuka tak berdaya di zona merah karena terpangkas 11,49 poin (0,17%) ke posisi 6.621,76 pada sesi I, Senin (5/6/2023). IHSG hari ini bergerak bervariasi pada rentang 6.615 - 6.641. Tiga sektor saham jadi pemberat IHSG hari ini dan sektor teknologi terjun bebas.
Tercatat sebanyak 2,1 miliar saham telah diperdagangkan di menit-menit awal, dengan nilai perdagangan sebesar Rp 1,16 triliun dan frekuensi perdagangan baru mencapai 19.561 kali transaksi. Sebanyak 127 saham diperdagangkan mencatatkan kenaikan, 91 saham terkoreksi, dan 263 saham stagnan.
Tiga sektor saham ini menjadi pemberat IHSG sehingga jatuh ke zona merah. Sektor teknologi terjun bebas dan menjadi sektor paling turun dibandingkan dua saham lainnya. Sebab, amblas hingga 4,99%. Disusul, penurunan sektor konsumen non primer sebesar 0,45% dan Sektor barang baku sebesar 0,25%.
Wall Street menguat pada akhir perdagangan Jumat (2/6/2023). Dow Jones melonjak 701,19 poin (2,12%) menjadi menetap di 33.762,76 poin. Sedangkan S&P 500 bertambah 61,35 poin (1,45%) menjadi berakhir di 4.282,37 poin. Sementara itu, Nasdaq meningkat 139,78 poin (1,07%) menjadi ditutup pada 13.240,77 poin.
Pasar saham Asia-Pasifik bersiap untuk naik setelah Presiden AS Joe Biden menandatangani undang-undang tagihan plafon utang yang memungkinkan AS untuk mencegah gagal bayar atas kewajiban keuangannya selama akhir pekan.
Di Jepang, Nikkei 225 naik lebih lanjut setelah memimpin rekan-rekan globalnya untuk bulan Mei, naik 0,97%, sementara Topix dibuka 1,16% lebih tinggi. Level berikutnya yang harus diperhatikan investor adalah angka 32.644 yang akan menembus level tertinggi sejak Juli 1990. Kospi Korea Selatan naik tipis 0,44%, tetapi Kosdaq turun tipis. S&P/ASX 200 Australia naik 0,99% menjelang keputusan suku bunga bank sentral negara itu besok.
Prediksi Analis
Yugen Bertumbuh Sekuritas memprediksi, IHSG hari ini sideways dan akan bergerak pada rentang 6.575 – 6.789. Mengawali bulan yang ke enam pergerakan IHSG hingga saat ini terlihat belum beranjak dari rentang konsolidasi wajarnya dan kembali menguji support level terdekat, meskipun capital inflow tercatat secara year to date (ytd) masih menunjukkan minat investor asing yang masih cukup tinggi terhadap pasar modal Indonesia.
“Namun, masih minimnya sentimen membuat IHSG cenderung bergerak sideways. Pergerakan IHSG hari ini akan diwarnai oleh rilis data perekonomian tingkat inflasi yang disinyalir masih akan menunjukkan kondisi stabil,” tulis Yugen dalam risetnya, Senin (5/6/2023).
Yugen merekomendasikan menu saham pilihan untuk perdagangan hari ini. Menu saha mpiliah tersebut terdiri dari ICBP, BBNI, ASII, SMRA, JSMR, BBRI dan TBIG.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






