Telkom (TLKM) Bakal Buyback Saham, Khusus Ini
JAKARTA, investor.id - PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) berencana melakukan pembelian kembali (buyback) saham bagi para pemegang saham yang tidak setuju atas rencana pemisahan segmen usaha Indihome yang digabungkan ke Telkomsel.
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Telkom Heri Supriadi menjelaskan, pada 30 Mei 2023, TLKM telah melaksanakan rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) di mana salah satu agendanya terkait persetujuan atas rencana pemisahan Indihome ke Telkomsel. Di mana, terdapat pemegang saham yang tidak setuju.
“Pada agenda tersebut terdapat pemegang saham yang tidak setuju atas rencana pemisahan segmen usaha Indihome,” ungkap Heri dalam keterbukaan informasi, Senin (5/6/2023).
Telkom akan melakukan pembelian kembali saham bagi pemegang saham yang tak setuju dan meminta sahamnya dibeli oleh Telkom.
Para pemegang saham publik Telkom yang berhak untuk meminta agar sahamnya dibeli oleh Telkom adalah mereka yang:
1. Namanya tercatat dalam daftar pemegang saham TLKM pada 5 Mei 2023, yaitu satu hari kerja sebelum tanggal pemanggilan RUPST;
2. Hadir dalam RUPST;
3. Telah memberikan suara tidak setuju dalam agenda 6 RUPST, yaitu tentang persetujuan atas rencana pemisahan segmen usaha Indihome; dan
4. Telah meminta sahamnya untuk dibeli kembali dan menyampaikan formulir pernyataan kehendak untuk menjual saham sesuai dengan tata cara yang disampaikan dalam keterbukaan informasi ini.
Heri menambahkan, apabila terdapat pemegang saham perseroan yang meminta sahamnya dibeli oleh perseroan, namun tidak memenuhi syarat, maka pemegang saham tersebut tidak berhak untuk meminta sahamnya dibeli oleh perseroan.
Dia juga menekankan, pemegang saham yang mengajukan pembelian kembali saham oleh perseroan diminta untuk menunjukkan bukti kepemilikannya yang sah atas saham TLKM.
“Pada saat diumumkannya keterbukaan informasi ini, perseroan belum dapat merinci setiap nama pemegang saham yang menyatakan ingin sahamnya dibeli oleh perseroan,” sebut Heri.
Heri menjelaskan, perseroan akan membeli saham dari pemegang saham dengan harga rata-rata dari harga penutupan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) selama 90 hari kalender sebelum pengumuman rancangan pemisahan dan keterbukaan informasi kepada masyarakat terkait integrasi Indihome-Telkomsel pada 6 April 2023, yaitu sebesar Rp 3.921 per saham.
Berikut jadwal pelaksanaan buyback:
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast
Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di IndonesiaBERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Tag Terpopuler
Terpopuler






