Market Cap Rp 129 Triliun, Saham Ini Akhiri Dominasi Merdeka Copper
JAKARTA, Investor.id – PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) akan memiliki kapitalisasi pasar (market cap) berkisar Rp 120-129 triliun begitu sahamnya tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI), Juli 2023. Dengan demikian, market cap Amman Mineral terbesar di sektor material dasar Bursa Efek Indonesia (BEI).
Berdasarkan riset Phintraco Sekuritas, dikutip Selasa (6/6/2023), market cap Amman Mineral mencapai Rp 120 triliun, jika harga pelaksanaan penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham mencapai Rp 1.650. Adapun market cap Rp 129 triliun tercapai jika harga pelaksanaan IPO Amman Mineral di harga tertinggi, Rp 1.775.
Sebagai perbandingan, tulis Phintraco, market cap PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) per 6 Juni 2023 mencapai Rp 73 triliun, PT Vale Indonesia Tbk (INCO) Rp 65,5 triliun, PT Aneka Tambang Tbk Rp 47 triliun, PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) Rp 18,4 triliun.
Adapun market cap dua pendatang baru di sektor ini, PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) dan PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) atau Harita Nickel masing-masing Rp 81 triliun dan Rp 51 triliun, berdasarkan data Google Finance.
Amman Mineral akan melepas 7,2 miliar saham melalui IPO dengan harga penawaran Rp 1.650-1775. Perusahaan pertambangan tembaga dan emas ini bakal meraup dana IPO maksimal Rp 12,9 triliun, lebih besar Merdeka Battery dan Harita Nickel sekaligus menjadi IPO terbesar sepanjang tahun 2023 berjalan.
Perkiraan tanggal efektif IPO Amman Mineral 26 Juni, masa penawaran umum 28 Juni-3 Juli, dan pencatatan saham di BEI diprediksi 5 Juli 2023. Ada empat penjamin emisi IPO Amman Mineral, yakni BNI Sekuritas, CLSA, DBS Vicker, dan Mandiri Sekuritas.
Baca Juga:
Harga CPO TerkoreksiDari total dana IPO Rp 12,9 triliun, perseroan akan menggunakan Rp 1,7 triliun untuk penyetoran modal ke PT Amman Mineral Industri (AMIN). Dana ini akan digunakan AMIN untuk membiayai pengeluaran modal atas proyek smelter di Dusun Otakeris, Desa Maluk, Kecamatan Maluk, Kabupaten Sumbawa Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Kemudian, sekitar Rp 3 triliun dana IPO akan digunakan perseroan untuk melunasi utang kepada PT Amman Mineral Nusa Tenggar (AMNT). Perseroan akan melakukan pelunasan utang kepada AMNT dalam mata uang dolar AS.
Editor: Harso Kurniawan
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Tag Terpopuler
Terpopuler






