Jumat, 15 Mei 2026

Agung Sedayu & Salim Group Masuk, Saham Ini Melambung Tak Kira-kira

Penulis : Thresa Sandra Desfika
7 Jun 2023 | 10:56 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi PIK2, proyek yang digarap Grup Agung Sedayu dan Grup Salim. Ist
Ilustrasi PIK2, proyek yang digarap Grup Agung Sedayu dan Grup Salim. Ist

Pratama Abadi Nusa Industri mencatatkan pendapatan neto Rp 919,23 miliar pada kuartal I-2023, melesat 694,7% dari Rp 115,67 miliar di periode yang sama tahun lalu.

Pendapatan pada tiga bulan pertama tahun ini terdiri dari pendapatan real estat, tanah kavling, dan rumah tinggal Rp 858,03 miliar, sewa lahan Rp 44,70 juta, dan lainnya Rp 1,34 miliar. Juga ada penjualan barang Rp 56,89 miliar, serta jasa pembekuan dan penyimpanan Rp 2,9 miliar. Sementara itu, pada kuartal I-2022, pendapatan real estat, tanah kavling dan rumah tinggal baru menyentuh Rp 23,89 miliar.

Dalam laporan keuangan hingga 31 Maret 2023, PANI mencatatkan beban pokok pendapatan Rp 451,63 miliar, meningkat dari Rp 90,66 miliar. Sedangkan laba bruto melambung dari hanya Rp 25 miliar menjadi Rp 467,6 miliar.

ADVERTISEMENT

Adapun laba periode berjalan menyentuh angka Rp 446,18 miliar, berbeda jauh dari kuartal I-2022 Rp 586,01 juta. Sedangkan laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk Rp 179,59 miliar, dari sebelumnya yang hanya Rp 580,22 juta.

Laba per saham dasar dan dilusian juga terkerek dari Rp 1,42 menjadi Rp 13,27.

Jumlah aset per 31 Maret 2023 Rp 16,34 triliun serta liabilitas Rp 8,49 triliun.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 2 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 2 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 2 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 3 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 3 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 3 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia