Kamis, 14 Mei 2026

Patrick Walujo Jadi CEO GOTO, Begini Pandangan Pasar

Penulis : Parluhutan Situmorang
9 Jun 2023 | 09:05 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO). (Foto: GOTO)
Ilustrasi PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO). (Foto: GOTO)

JAKARTA, Investor.id – Rencana perombakan susunan dewan komisaris dan direksi PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) akan membawa dampak positif terhadap pergerakan harga saham perseroan. Apalagi perombakan tersebut bagian dari upaya perseroan mencapai profitabilitas dan peningkatan efektivitas.

Hal ini mendorong BRI Danareksa Sekurtias untuk tetap mempertahankan rekomendasi beli saham GOTO dengan target harga Rp 150. Sedangkan pagi ini, saham GOTO dibuka lanjutkan penguatan hingga menuju level tertinggi Rp 130. 

Manajemen GOTO telah mengumumkan akan mengangkat Patrick Walujo menjadi CEO GOTO menggantikan Andre Soelistyo. Saat ini, Patrick masih menjabat sebagai komisaris perseroan. Sedangkan komisaris utama akan dipegang Agus Martowardojo menggantikan Garibaldi Thohir.

ADVERTISEMENT

BRI Danareksa Sekuritas dalam riset yang diterbitkan Jumat (9/6/2023) menyebutkan bahwa Patrick Walujo yang merupakan co-founder Northstar tidak asing dengan GOTO. Karena, dirinya juga masih menjabat sebagai komisaris GOTO sejak tahun 2023. Patrick juga memiliki pengetahuan kuat terhadap portofolio GOTO dan dirinya terlibat dalam merger hingga transformasi GOTO.

Masuknya Patrick diharapkan dapat membawa GOTO masuk dalam komunitas keuangan internasional, dimana Patrick sangat kuat dengan keuangan global. Apalagi saat ini, basis pemegang saham GOTO mulai berubah dengan masuknnya keuangan global lainnya, seperti Blackrock hingga Amundi/Lyxor, setelah GOTO masuk indeks MSCI.

GOTO juga masih memiliki sejumlah kekuatan untuk menopang pertumbuhan keuangan atau mencapai tingkat profitablititas ke depan. BRI Danareksa Sekuritas menyebutkan, yaitu penguatan kolaborasi GOTO dengan PT Bank Jago Tbk (ARTO) guna mendongkrak kredit, pengembangan produk baru, dan sejumlah upaya lainnya untuk meningkatkan pengguna platform.  

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), saham GOTO ditutup melesat Rp 9 (7,76%) menjadi Rp 125. Padahal, di awal sesi I hingga awal sesi II, saham GOTO bergerak di zona merah. Saham ini bergerak dalam rentang Rp 115-125.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 16 menit yang lalu

Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI

Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.
Finance 26 menit yang lalu

Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban

Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.
Macroeconomy 27 menit yang lalu

Rupiah Tertekan, BI-Rate Diprediksi Naik pada Kuartal II-2026

DBS memprediksi BI berpotensi menaikkan BI-Rate pada kuartal II-2026 seiring pelemahan rupiah dan cadangan devisa yang menyusut.
Business 38 menit yang lalu

Dialog Lintas Sektor Diperlukan dalam Merumuskan Kebijakan terkait Tembakau

Direktur Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat atau P3M, KH. Sarmidi Husna, MA mengatakan, kebijakan terkait produk tembakau tidak dapat dilihat hanya dari perspektif kesehatan semata.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Purbaya: Tak Ada Tax Amnesty Lagi Kecuali Perintah Presiden

Menkeu Purbaya menegaskan tak akan ada tax amnesty lagi selama dirinya menjabat, kecuali atas perintah Presiden.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Rupiah Melorot, Ekspor Dapat Momentum

Peningkatan ekspor nasional justru perlu terus dilakukan karena daya saing meningkat di tengah pelemahan rupiah.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia