IHSG Dibuka Melemah, Lima Saham Paling Amsyong
JAKARTA, investor.id – Ditutup melemah sebesar 15 poin (0,23%) ke level 6.698, IHSG dibuka melemah 13,68 poin (0,20%) ke posisi 6.684,86 pada sesi I, Senin (19/6/2023). IHSG hari ini bergerak bervariasi pada rentang 6.701 - 6.682. di awal perdagangan, ada lima saham paling amsyong karena harganya anjlok.
Tercatat sebanyak 271,29 juta saham telah diperdagangkan di menit-menit awal, dengan nilai perdagangan sebesar Rp 96,2 miliar dan frekuensi perdagangan baru mencapai 5.449 kali transaksi. Sebanyak 40 saham diperdagangkan mencatatkan kenaikan, 34 saham terkoreksi, dan 42 saham stagnan.
Lima sektor saham melemah pada awal perdagangan sesi I. Sektor energi turun paling dalam dibandingkan saham-saham lainnya. Sebab, anjlok 0,24%. Disusul, penurunan sektor kesehatan 0,22%, sektor keuangan 0,15%, sektor infrastruktur 0,14%, dan sektor industri 0,01%.
Di awal perdagangan sesi I, ada lima saham paling amsyong karena harganya anjlok. Kelima saham tersebut adalah PT Grand House Mulia Tbk (HOMI yang anjlok 14,74%. Disusul PT Laju Berdikari Logistics Tbk (LAJU) turun 12,40%, PT Indah Prakasa Sentosa Tbk (INPS) amblas 10,19%, PT PT Menn Teknologi Indonesia Tbk (MENN) terkoreksi 9,8%, PT Maxindo Karya Anugerah Tbk (MAXI) menurun 5,17%.
Wall Street mengalami koreksi wajar di Jumat (16/6/2023). Meski demikian, Wall Street masih berada dalam bullish trend dalam beberapa pekan terakhir. Sentimen terbaru adalah petunjuk dari The Fed bahwa kenaikan The Fed rate mungkin tersisa hanya dua kali lagi di 2023.
Pasar saham Asia-Pasifik sebagian besar jatuh pada Senin (19/6/2023). Nikkei 225 tergelincir 0,14% pada pembukaan pada hari Senin bersama dengan Topix, yang turun 0,1%. Kospi Korea Selatan turun 0,41%, sedangkan Kosdaq turun 0,5%. Australia melawan tren, dengan S&P/ASX 200 lebih tinggi sebesar 0,2%.
Prediksi Analis
Yugen Bertumbuh Sekuritas memprediksi, IHSG hari ini berpotensi menguat terbatas dengan kisaran 6.636 – 6.742. Pola pergerakan IHSG hari ini masih dibayangi oleh gelombang tekanan yang terlihat belum akan berakhir. Sedangkan pola gerak IHSG hari ini juga akan dipengaruhi oleh sentimen dari fluktuasi nilai tukar Rupiah serta harga komoditas.
“Selain itu. pekan lalu para investor asing mencatatkan capital outflow,” tulis Yugen dalam risetnya, Senin (19/6/2023).
Yugen menambahkan, mengingat hingga saat ini kondisi perekonomian Indonesia masih berada dalam kondisi stabil maka peluang kenaikan masih terbuka lebar. “IHSG hari ini berpotensi menguat terbatas,” tambah Yugen.
Yugen merekomendasikan menu saham pilihan untuk perdagangan di awal pekan ini. Menu saham pilihan tersebut terdiri dari BBRI, BMRI, ASII, ITMG, JSMR, AALI, dan KLBF.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






