Musim Haji, Garuda (GIAA) Bisa Raup Rp 3,4 Triliun!
JAKARTA, investor.id – PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) berpotensi meraup triliunan rupiah dari layanan angkutan jemaah haji. Ini bahkan bakal menjadi andalan perseroan karena mencerminkan 15% dari total pendapatan.
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Garuda Indonesia, Prasetio mengatakan bahwa sektor haji merupakan salah satu sumber pendapatan perseroan. “Bayangkan, dengan per jemaah dibebankan kurang lebih Rp 31 juta sesuai ketetapan Kementerian Agama, kalau Garuda mengangkut 111 ribu sampai 112 ribu jamaah, ya, kalikan saja. Alhamdulillah, ini jadi bisa memberikan dukungan,” kata Prasetio di Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis (22/6/2023).
Asumsinya selama musim haji ini Garuda memang benar menerbangkan sebanyak 112 ribu jemaah seperti yang dikatakan Prasetio, maka emiten maskapai pelat merah tersebut dapat mengantongi pendapatan dari layanan haji sebesar Rp 3,4 triliun tahun ini.
Walaupun pendapatan triliunan itu sudah dipastikan masuk ke kantong Garuda, namun Prasetio tetap belum berani membuka target kinerja perseroan pada semester II-2023. “Saya tidak memberikan forward looking di semester II. Tapi, kami melakukan review rata-rata sampai kuartal I-2023 cenderung sama sampai kuartal II kurang lebih revenue US$ 120 juta per bulan seperti yang sudah kami publikasikan,” ujarnya.
Selanjutnya, emiten berkode saham GIAA tersebut akan terus mendorong layanan terbaik dengan menjaga on time performance mendekati 90%.
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






