Musim Haji, Garuda (GIAA) Bisa Raup Rp 3,4 Triliun!
Bukan hanya itu, GIAA juga tengah mengkaji untuk mengeksekusi sejumlah aksi korporasi di semester II-2023 seperti rights issue dan mengundang investor strategis. Fokus utamanya untuk memperbaiki ekuitas perseroan yang masih negatif.
“Kami juga ingin memberikan support agar peran dari trading saham kita di capital market bisa lebih membaik. Tentunya, aksi korporasi tersebut terus dimatangkan di semester kedua ini atau paling tidak hingga tahun 2024,” imbuhnya.
Selain diuntungkan dengan adanya musim haji, GIAA juga mendapat berkah dari datangnya musim libur, baik Iduladha maupun libur sekolah. Sejalan dengan musim liburan tersebut, Prasetio mengatakan bahwa perseroan akan kecipratan dengan meningkatnya trafik terutama di destinasi wisata sekitar 40% atau setara US$ 30 juta. “Jadi, liburan ini menambah 40% trafik khususnya untuk daerah wisata terutama Bali,” tuturnya.
Untuk itu, dalam upaya merespons tren peningkatan trafik di masa-masa liburan seperti sekarang ini, GIAA terus memastikan kesiapan dari sisi armada. Sampai akhir tahun ini, dirinya memperkirakan, jumlah armada GIAA akan bertambah menjadi 70 armada.
“Penguatan jumlah armada ini sekaligus menunjukkan komitmen perseroan dalam memberikan layanan penerbangan berkualitas,” tutup Prasetio.
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Tag Terpopuler
Terpopuler






