BCA (BBCA) Dianugerahi Transparansi Emisi Korporasi 2023
JAKARTA, investor.id - PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) memperoleh penganugerahan transparansi emisi korporasi 2023 kategori platinum, dari Bumi Global Karbon (BGK) Foundation yang bekerja sama dengan Investor Daily.
BGK Foundation melakukan penilaian berdasarkan laporan keberlanjutan perusahaan. Penilaian BGK Foundation mengacu pada GHG Protocol, salah satu standar global yang digunakan banyak lembaga di banyak negara untuk mengevaluasi kemajuan penerapan program penurunan emisi korporasi.
“Terima kasih kepada B-Universe atas penghargaan dalam hal transparansi dan penurunan emisi korporasi 2023 yang luar biasa ini. Penghargaan ini merupakan apresiasi terhadap dedikasi dengan kerja keras BCA yang terus menjunjung sirkuler ekonomi untuk menggapai masa depan yang lebih sustainable,” ujar ESG BCA (BBCA) Riskha Utami, Selasa (27/6/2023).
Emiten yang dipimpin Jahja Setiaatmadja itu menyadari, transparansi merupakan kunci untuk menjembatani kesenjangan informasi dan membangun kepercayaan kokoh dengan pemangku kepentingan.
Dalam menjalankan operasional yang ramah lingkungan, BCA tercatat menurunkan emisi karbon sebanyak 1.995,8 tCO2 eq pada 2022. Perusahaan yang punya total aset Rp 1.322 triliun per Maret 2023 ini juga telah mengelola limbah dengan inisiatif daur ulang sebanyak 518,1 ton sampah tahun lalu.
“Sekali lagi kami ucapkan terima kasih yang mendalam kepada B-Universe, dewan juri atas apresiasi yang diberikan kepada kami. Selamat juga kepada semua pihak yang berhasil mendapat apresiasi saat ini,” sambung Riskha.
Dia berharap, para penerima penganugerahan dapat terus mendorong ekonomi Indonesia yang berkelanjutan dan inklusif.
Sedangkan Founder BGK Foundation Achmad Deni Daruri menyampaikan, ada dua poin penting penilaian, yakni keberhasilan penurunan emisi dan perhitungan emisi. Tingkat keberhasilan korporasi dalam upaya penurunan emisi masuk dua level penilaian, yakni green dan green elite.
Green mengungkapan pencapaian dan perhitungan penurunan emisi gas rumah kaca (GRK) satu perusahaan, namun tidak ada verifikasi pihak independen. Sedangkan Green Elite mengungkapan pencapaian dan perhitungan penurunan emisi GRK serta perhitungan GRK dan mendapat verifikasi pihak independen.
BGK Foundation dan Investor Daily juga memberikan apresiasi bagi korporasi yang berhasil dalam hal perhitungan penurunan emisi. Ada empat level penilaian keberhasilan perhitungan penurunan emisi. Pertama, Platinum Plus yang mengungkapkan perhitungan tiga cakupan emisi dan perhitungan GRK termasuk dalam lingkup verifikasi pihak independen.
Baca juga:
Kedua, Platinum yang mengungkapkan perhitungan tiga cakupan emisi namun tidak terdapat verifikasi pihak ketiga. Level ketiga, Gold Plus berupa perhitungan dua cakupan emisi dan perhitungan GRK, termasuk dalam lingkup verifikasi pihak ketiga.
Keempat, Gold berupa perhitungan untuk dua cakupan emisi namun tidak terdapat verifikasi pada perhitungan GRK.
Kelima, Silver Plus, yakni penghargaan bagi korporasi dengan satu cakupan emisi dan perhitungan GRK termasuk dalam lingkup verifikasi pihak ketiga. Keenam, Silver yang diberikan untuk korporasi dengan satu cakupan emisi dan tidak ada verifikasi pihak independen untuk perhitungan GRK.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Tag Terpopuler
Terpopuler






