Transparansi Emisi, Langkah Awal Selamatkan Bumi
28 Jun 2023 | 10:47 WIB
Deni Daruri meyakini, transparansi pengungkapan emisi akan makin marak setelah Peraturan Otoritas Jasa Kuangan (OJK) Nomor 51 /POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik berlaku secara penuh pada 2025. “Karena di dalam POJK itu ada pedoman teknis untuk perilisan laporan keberlanjutan dan salah satu aspek yang harus diungkapkan perusahaan di sana adalah emisi gas rumah kaca (GRK),” ucap dia.
Deni Daruri menambahkan, komitmen dari sektor keuangan global terhadap penurunan emisi karibon juga makin luas. Lebih dari 40 bank sentral di dunia telah mengawasi bagaimana risiko iklim dapat diintegrasikan ke dalam kegiatan ekonomi dan keuangan mereka.
Bank of England misalnya, telah memperingatkan bahwa perusahaan dalam industri ‘kotor’ bisa mengalami kebangkrutan jika mereka gagal memahami risiko model bisnis mereka dan belum beralih ke alternatif net zero emission. “Sekarang didukung oleh hampir 900 perusahaan. Mereka mulai menilai risiko finansial berdasarkan perubahan iklim,” pungkas dia.
Selain itu, koalisi sejumlah negara, kota, bisnis, dan institusi lain telah berjanji untuk terlibat dalam pencapaian net zero emission. Lebih dari 70 negara, termasuk pencemar terbesar – Tiongkok, Amerika Serikat, dan Uni Eropa – telah menetapkan target net zero emission yang mencakup sekitar 76% emisi global. Sedangkan Indonesia berkomitmen untuk mencapai net zero emission pada 2060. Komitmen negara-negara itu tertuang dalam Nationally Determined Contributions (NDCs).
Lebih dari 1.200 perusahaan telah menetapkan target berbasis sains sesuai dengan net zero emission serta lebih dari 1.000 kota, lebih dari 1.000 institusi pendidikan, dan lebih dari 400 institusi keuangan telah bergabung dalam Race to Zero, berjanji untuk mengambil tindakan tegas dan segera dalam mengurangi separuh global emisi pada 2030.
Cukup Sulit
Sementara itu, Pemimpin Redaksi Investor Daily dan Majalah Investor (media di bawah B-Universe) Djaka Susila membagikan informasi bahwa pemerintah Indonesia telah menyampaikan revisi dokumen Enhanced Nationally Determined Contributions (NDCs) dengan meningkatkan target penurunan emisi gas rumah kaca (GRK) sekitar 2%.
Pada Enhanced NDC, target penurunan emisi karbon dengan upaya sendiri (unconditional) meningkat dari 29% di dokumen Updated NDC menjadi 31,89% pada 2030, sementara dengan bantuan internasional (conditional) naik dari 41% menjadi 43,2%.
Menurut Djaka, posisi Indonesia cukup sulit terkait pengurangan emisi karbon. "Karena ada catatan dari berbagai sumber bahwa negara Indonesia masuk dalam 10 besar negara bahkan ada yang mengatakan masuk enam besar negara penyumbang emisi karbon di dunia," kata dia dalam sambutan yang disiarkan secara live di kanal Youtube BeritaSatu, Selasa (27/6/2023).
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






