Jumat, 15 Mei 2026

Transparansi Emisi, Langkah Awal Selamatkan Bumi

Penulis : Mashud Toarik / Nasori / Indah Ayu Pujiastuti
28 Jun 2023 | 10:47 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi emisi karbon pabrik. (ist)
Ilustrasi emisi karbon pabrik. (ist)

Oleh karena itu, untuk mendukung tercapainya target NDCs tersebut, lembaga independen BGK Foundation bekerja sama dengan Majalah Investor dari B-Universe memberikan penghargaan Transparansi Emisi Korporasi 2023. Penghargaan diberikan kepada 114 korporasi, baik yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (terbuka) maupun perusahaan nonterbuka.

Penilaian BGK Foundation mengacu pada GHG Protocol, salah satu standar global yang digunakan banyak lembaga di banyak negara dunia untuk mengevaluasi kemajuan penerapan program penurunan emisi korporasi.

"Saya kira dengan kolaborasi ini, kami yakin target yang ditetapkan oleh pemerintah dengan menurunkan emisi sebesar 31,98% atau dengan mungkin bantuan dari internasional kita bisa mengurangi emisi sebesar 43,2% di angka 1.632 juta ton CO2eq di 2030 nanti tercapai. Saya yakin kolaborasi ini akan membuahkan dan membawa hasil yang maksimal ketika kita selalu bergandengan tangan bekerja sama," papar Djaka.

ADVERTISEMENT
Transparansi Emisi, Langkah Awal Selamatkan Bumi

Kepedulian Tinggi

Djaka juga meyakini bahwa 114 perusahaan yang hadir saat ini mempunyai kepedulian yang tinggi, bekerja sama dan berkolaborasi dengan pemerintah untuk melakukan pengurangan emisi karbon saat ini.

"Dan kami sebagai media massa, B-Universe khususnya Majalah Investor mempunyai kepedulian untuk memberikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada para perusahaan yang hadir saat ini untuk bersama-sama berkolaborasi bersama dengan Pemerintah dan kami (media) untuk mengurangi tantangan atau problematika yang dihadapi saat ini," jelas dia.

Pada kesempatan yang sama, Djaka mengucapkan selamat dan terima kasih kepada 114 perusahaan yang berkontribusi dan perusahaan-perusahaan lain yang mau dan sudah mulai menuju pada pengurangan emisi ini akan didorong terus.

Transparansi Emisi, Langkah Awal Selamatkan Bumi

Djaka pun berharap penganugerahaan dan apresiasi ini bisa memacu semua pihak untuk secara Bersama menurunkan emisi karbon. "Jadi, tidak hanya perusahaan-perusahaan penerima penganugerahan saja tapi kita sebagai media massa bisa membuat bumi ini semakin bersih, bumi ini semakin nyaman untuk ditinggali dan dapat menjalankan bisnis dengan baik juga," kata dia.

Menurut Djaka, penganugerahan ini merupakan suatu langkah yang luar biasa bagi perusahaan-perusahaan penerima penganugerahan Transparansi Emisi Korporasi 2023 ini bisa menjadi role model bagi semua perusahaan di Indonesia terutama untuk semakin berperan dalam membuat bumi Indonesia semakin bersih.

"Semoga ini menjadi pemicu kita untuk terus memberikan kontribusi kepada bumi Indonesia yang lebih bersih lagi," harap dia mengakhiri sambutannya.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 5 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 6 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 6 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 7 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 7 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia