Bank Neo (BBYB) Gelar Dua Aksi Korporasi Besar Sekaligus
JAKARTA, investor.id - PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) segera menggelar dua aksi korporasi besar sekaligus, yaitu rights issue sebesar 5 miliar saham dan private placement 1,20 miliar saham. Untuk memuluskan langkah ini, perseroan akan meminta persetujuan para pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Agustus mendatang.
Dikutip dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), emiten bank digital ini menyebutkan Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) VII akan dilakukan perseroan dengan menerbitkan sebanyak 5 miliar saham baru. Adapun dalam keterangan tertulis itu perseroan masih belum menyebutkan harga pelaksanaan yang diambil.
Dana yang diperoleh dari rights issue akan digunakan perseroan untuk memperkuat modal kerja dalam rangka pengembangan usaha yang diharapkan dapat berdampak positif bagi perseroan.
Lebih lanjut, perseroan juga berencana untuk melakukan Penambahan Modal dengan Tidak Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) atau private placement sebanyak-banyaknya 1,20 miliar saham atau setara dengan 10% dari modal yang ditempatkan dan disetor perseroan. Masih dengan alasan yang sama, dana hasil aksi ini akan digunakan perseroan untuk memperkuat permodalan untuk penyaluran kredit dan kegiatan operasional lain.
Akibat penerbitan Saham Baru, maka jumlah saham yang dikeluarkan oleh perseroan menjadi lebih banyak. Karenanya setelah penambahan modal ditempatkan dan disetor Perseroan dalam rangka pelaksanaan PMTHMETD ini efektif, persentase kepemilikan saham masing-masing pemegang saham perseroan akan mengalami penurunan atau dilusi sebesar 9,09%. Akan tetapi jumlah saham yang dimiliki oleh pemegang saham sebelum dan sesudah penerbitan Saham Baru tidak mengalami perubahan.
Soal harga pelaksanaan PMTHMETD ditentukan dengan memperhatikan ketentuan Peraturan Nomor 1-A tentang Pencatatan Saham dan Efek Bersifat Ekuitas Selain Saham yang Diterbitkan oleh Perusahaan Tercatat serta memperhatikan Lampiran II Keputusan Direksi PT Bursa Efek Indonesia No. Kep-00183/BEI/12-2018 tanggal 26 Desember 2018 dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia
Apabila aksi ini selesai dieksekusi, maka jumlah kas dan setara kas dari BBYB akan meningkat sebesar 6,08% dari Rp 1.98 triliun menjadi Rp 2.10 triliun yang berasal dari dana hasil PMTHMETD sebesar Rp 120.38 miliar atas 1.203.881.568 lembar saham dari PMTHMETD.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now




