Sabtu, 4 April 2026

Bank Neo (BBYB) Gelar Dua Aksi Korporasi Besar Sekaligus 

Penulis : Muhammad Ghafur Fadillah
4 Jul 2023 | 04:00 WIB
BAGIKAN
PT Bank Neo Commerce Tbk (BNC)
PT Bank Neo Commerce Tbk (BNC)

JAKARTA, investor.id - PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) segera menggelar dua aksi korporasi besar sekaligus, yaitu rights issue sebesar 5 miliar saham dan private placement 1,20 miliar saham. Untuk memuluskan langkah ini, perseroan akan meminta persetujuan para pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Agustus mendatang.

Dikutip dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), emiten bank digital ini menyebutkan Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) VII akan dilakukan perseroan dengan menerbitkan sebanyak 5 miliar saham baru. Adapun dalam keterangan tertulis itu perseroan masih belum menyebutkan harga pelaksanaan yang diambil.

Dana yang diperoleh dari rights issue akan digunakan perseroan untuk memperkuat modal kerja dalam rangka pengembangan usaha yang diharapkan dapat berdampak positif bagi perseroan.

Advertisement

Lebih lanjut, perseroan juga berencana untuk melakukan Penambahan Modal dengan Tidak Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) atau private placement sebanyak-banyaknya 1,20 miliar saham atau setara dengan 10% dari modal yang ditempatkan dan disetor perseroan. Masih dengan alasan yang sama, dana hasil aksi ini akan digunakan perseroan untuk memperkuat permodalan untuk penyaluran kredit dan kegiatan operasional lain.

Akibat penerbitan Saham Baru, maka jumlah saham yang dikeluarkan oleh perseroan menjadi lebih banyak. Karenanya setelah penambahan modal ditempatkan dan disetor Perseroan dalam rangka pelaksanaan PMTHMETD ini efektif, persentase kepemilikan saham masing-masing pemegang saham perseroan akan mengalami penurunan atau dilusi sebesar 9,09%. Akan tetapi jumlah saham yang dimiliki oleh pemegang saham sebelum dan sesudah penerbitan Saham Baru tidak mengalami perubahan.

Soal harga pelaksanaan PMTHMETD ditentukan dengan memperhatikan ketentuan Peraturan Nomor 1-A tentang Pencatatan Saham dan Efek Bersifat Ekuitas Selain Saham yang Diterbitkan oleh Perusahaan Tercatat serta memperhatikan Lampiran II Keputusan Direksi PT Bursa Efek Indonesia No. Kep-00183/BEI/12-2018 tanggal 26 Desember 2018 dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia

Apabila aksi ini selesai dieksekusi, maka jumlah kas dan setara kas dari BBYB akan meningkat sebesar 6,08% dari Rp 1.98 triliun menjadi Rp 2.10 triliun yang berasal dari dana hasil PMTHMETD sebesar Rp 120.38 miliar atas 1.203.881.568 lembar saham dari PMTHMETD.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


International 10 menit yang lalu

Pemda Rusia Wajibkan Perusahaan Setor Nama Karyawan untuk Maju Perang

Pemda Rusia rekrutmen militer terselubung. Perusahaan di Ryazan wajib setor nama karyawan untuk perang di Ukraina demi penuhi kuota tentara.
Market 20 menit yang lalu

Laba Bersih Indocement (INTP) Rp 2,25 Triliun

PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) mencatat laba bersih Rp 2,25 triliun tahun 2025.
Business 50 menit yang lalu

Pengadaan Mobil Kopdes Perlu Berbasis Data 

Pemerintah perlu membuat peta jalan yang terukur dan berbasis data, dalam memenuhi kebutuhan mobil operasional Kopdes Merah Putih
InveStory 1 jam yang lalu

Ketika Asuransi Harus Berpikir Seperti Bisnis Ritel

Makin banyak masyarakat dan pelaku usaha kecil terlindungi, makin kuat pula fondasi ekonomi nasional.
International 1 jam yang lalu

Warren Buffett Beri Peringatan Keras Sistem Perbankan Global Sedang Rapuh

Warren Buffett peringatkan kerapuhan sistem perbankan global. Berkshire Hathaway timbun kas US$ 373 miliar saat risiko properti meningkat.
National 2 jam yang lalu

Sebar Qurban 2026 Targetkan Ratusan Ribu Penerima

Selain nilai spiritual, kegiatan kurban dapat berkontribusi terhadap ketahanan pangan serta mendukung perputaran ekonomi masyarakat.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia