Listing Saham Perdana Amman Mineral (AMMN), Apakah Bakal Senasib dengan NCKL dan MBMA?
JAKARTA, investor.id – Harga saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) saat pencatatan (listing) perdana di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (7/7/2023), berhasil menguat Rp 60 (3,54%%) menjadi Rp 1.755 hingga pukul 10.00 WIB.
Penguatan pada perdagangan perdana saham ini masih lebih rendah dibandingkan dua emiten 'raksasa' yang lebih dulu listing, yaitu PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) atau Harita Nickel dan PT Merdeka Battery Materials Tk (MBMA). Lantas, apakah pergerakan saham AMMN bakal seperti NCKL dan MBMA yang berada di bawah harga IPO setelah sepekan masuk bursa?
Sebagaimana diketahui, saham NCKL listing di BEI pada 13 April 2023 dengan harga perdana Rp 1.250. Saat penutupan perdagangan perdana, NCKL berhasil ditutup melesat 8% dari Rp 1.250 menjadi Rp 1.305. Bahkan saham NCKL sempat menyentuh level Rp 1.410 pada debutnya.
Begitu juga dengan saham MBMA yang listing pada 18 April 2023 dengan harga perdana Rp 795 berhasil ditutup melesat 11,32% menjadi Rp 885 pada penutupan hari pertama perdagangan sahamnya. Adapun harga tertinggi saat debut saham ini di level Rp 955.
Namun saat ini, harga kedua saham tersebut, NCKL dan MBMA, berada di bawah harga IPO. Dengan penurunan terdalam melanda saham NCKL setelah ditutup di level Rp 920 pada perdagangan kemarin.
AMMN mencatatkan sebanyak 71.915.881.656 saham di BEI hari ini. Terdiri atas 65.587.672.856 saham pendiri dan 6.328.208.800 saham publik yang dilepas melalui penawaran umum perdana (initial public offering/IPO).
Pemegang saham AMMN sebelum IPO, yakni PT Sumber Gemilang Persada, PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC), PT Alpha Investasi Mandiri, PT Pesona Sukses Cemerlang, PT Sumber Mineral Citra Nusantara, dan PT Medco Services Indonesia, menyatakan untuk tidak mengalihkan sebagian atau seluruh kepemilikan saham (lock up) dalam jangka waktu 8 bulan setelah pernyataan pendaftaran IPO saham Amman Mineral menjadi efektif
Prospek AMMN
Samuel Sekuritas dalam risetnya mengungkapkan, AMMN menargetkan pembangunan smelter selesai pada 2024 dengan kapasitas hingga 900 ribu ton konsentrat tembaga per tahun dan beroperasi penuh pada 2025. Smelter tersebut akan memproduksi katoda tembaga serta emas dan perak batangan, akan mentransformasi AMMN menjadi perusahaan pertambangan terintegrasi.
AMMN juga berencana untuk memperluas kapasitas pabrik pengolahan bijih menjadi 85 mtpa untuk menyerap bijih tambahan dari proyek Phase 8 dan tambang Elang. Tambang Elang sebagai proyek masa depan. Adapun tambang Batu Hijau diperkirakan bisa beroperasi hingga 2030.
Untuk menggantikan tambang tersebut, AMMN berencana memulai pengembangan tambang Elang pada 2027. “Kegiatan penambangan di tambang Elang diperkirakan berjalan mulai dari tahun 2031 hingga 2046,” tulis analis Samuel Sekuritas, Juan Harahap.
Sementara itu, pada 2022, AMMN membukukan laba bersih sebesar US$ 1,1 miliar. Dengan jumlah saham yang beredar sebanyak 6,3 miliar dan asumsi nilai tukar Rp 15.000 per dolar AS, valuasi AMMN tergolong kompetitif.
“P/E FY2022 mencapai 7,4 kali, diskon 17,7% dari rata-rata industri dan EV/EBITDA 5,2 kali atau 3,6% lebih premium dari rata-rata industri,” pungkas Juan.
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China
Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya
Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karatDuit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast
Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di IndonesiaBERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.Tag Terpopuler
Terpopuler






