‘Pesta’ Emiten Rokok Selesai! Bagaimana Nasib Saham HMSP dan GGRM?
Sementara itu, produsen tier II tampaknya masih mendorong harga jualnya untuk mendapatkan keuntungan yang lebih besar. EVO Diplomat (WIIM) naik 13,5% (qoq) dan Sukun (PR Sukun) naik 10,9% (qoq). “Ini memberi peluang mendekatnya harga SKM tier II ke tier I, meskipun perbedaannya masih cukup jauh,” sebut Yosua.
Adapun volume penjualan rokok nasional pada kuartal II-2023 berpotensi tumbuh 2% (qoq). Hal itu didukung oleh semakin pulihnya daya beli masyarakat di tengah sudah terbatasnya kenaikan harga rokok. Secara historikal, konsumsi rokok nasional pada kuartal I adalah yang terendah dibandingkan dengan kuartal lainnya.
Sebab itu, Samuel Sekuritas memperkirakan volume penjualan HMSP dan GGRM akan tumbuh dengan laju yang sama. Namun, di sisi lain, beban cukai HMSP diperkirakan naik 6-8% per batang (qoq) dan GGRM tumbuh 5-6% per batang (qoq). Dengan tidak banyaknya perubahan harga jual, NPM HMSP dan GGRM pada kuartal II-2023 diperkirakan masing-masing sebesar 5,5% dan 3,5%.
Samuel Sekuritas pun menegaskan kembali rekomendasi underweight untuk sektor rokok. Sebab volume penjualan masih sulit untuk naik tinggi di tengah kenaikan cukai, serta kompetisi dengan tier II yang semakin ketat. Rekomendasi sell untuk HMSP, target harga Rp 825 (-1,3 kali rata-rata PER 5 tahun). Lalu, hold GGRM dengan target harga Rp 26.380 (+0,5 kali rata-rata PER 5 tahun). Risiko utama dari proyeksi ini adalah perubahan kebijakan pemerintah terhadap industri rokok.
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






