Dikabarkan Mau Jual Finnet, Saham Telkom Malah Ambles
JAKARTA, investor.id - PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) dikabarkan mau menjual saham perusahaan fintech, PT Finnet Indonesia, dengan valuasi US$ 100-150 juta. Namun, saham TLKM malah ambles begitu kabar itu mencuat.
Dilaporkan Bloomberg, Kamis (13/7/2023), Telkom berniat mencari investor baru membantu penggalangan dana bagi Finnet sambal mendongkrak pertumbuhan. Hal itu ditegaskan sumber yang mengetahui rencana tersebut.
PT Mekar Prana Indah, perusahaan milik organisasi amal karyawan Bank Indonesia, juga berniat menjual saham Finnet. Mekar Prana merupakan pemegang saham minoritas Finnet.
Sumber itu menegaskan, rencana divestasi saham Finnet kemungkinan akan menarik minat perusahaan di sektor fintech sekaligus perusahaan pengelola investasi. Sejauh ini, diskusi masih berlangsung.
“Detail transaksi seperti valuasi akan menentukan apakah Telkom lanjut atau menghentikan rencana ini,” kata sumber itu.
Perwakilan Telkom tidak merespons berita ini, demikian pula dengan Mekar Prana. Telkom melalui PT Telkom Metra menguasai 60% saham Finnet. Finpay, merek dagang Finnet, telah beroperasi sejak 2006 dan menyediakan jasa pembayaran, termasuk transfer dana, payment gateway, QRIS. Finpay terkoneksi dengan 90 bank, 800 merchants dan 100 ribu gerai.
Sementara itu, saham TLKM turun 1,26% ke level Rp 3.930 saat berita ini dibuat. Saham Telkom telah turun 2,9% dalam tiga bulan.
Editor: Harso Kurniawan
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






