Jumat, 15 Mei 2026

Pertamina Geothermal (PGEO) Siapkan Green Bonds US$ 500 Juta

Penulis : Muawwan Daelami
26 Jul 2023 | 21:04 WIB
BAGIKAN
Salah satu fasilitas PT Pertamina Geothermal Energy Tbk. (PGEO). (Foto: Istimewa)
Salah satu fasilitas PT Pertamina Geothermal Energy Tbk. (PGEO). (Foto: Istimewa)

Di samping fokus mengembangkan kapasitas produksi, Nelwin menuturkan, perseroan juga sedang fokus mengembangkan aset-aset wilayah kerja di Sumatera untuk dijadikan sebagai hub baru bagi sumber daya listrik Indonesia.

Terlebih, Sumatera berada di posisi strategis karena berdekatan dengan negara-negara Asean seperti Singapura, Malaysia dan Thailand. Jika regulasinya memungkinkan, Nelwin menyatakan, target Sumatera sebagai hub bisa diakselerasi untuk menjadi salah satu sumber bagi perseroan berekspansi ke pasar ekspor listrik.

Sisa dana IPO

ADVERTISEMENT

Nelwin menyebutkan, sisa IPO proceed yang siap digunakan perseroan sekitar US$ 450 juta setelah US$ 100 juta dipakai untuk membayar utang dan US$ 25 juta sebagai belanja modal (capital expenditure/capex).

“Jadi, untuk modal awal pembangunan 340 MW kita akan menggunakan IPO proceed yang kita miliki. Sementara sisanya atau kekurangannya sekitar US$ 500 juta akan dikombinasikan dengan internal cash dari cash flow operation dan penerbitan green bonds baru untuk organic growth di akhir 2024 atau selambatnya awal 2025,” bebernya.

Demi menjaga komitmen perseroan dalam membagikan dividen, Nelwin juga bilang, perseroan optimistis dapat mempertahankan free cash flow di atas US$ 100 juta. Apalagi, selama tiga tahun terakhir, rata-rata free cash flow perseroan konsisten berada di atas US$ 200 juta per tahun dari biaya operasi.

“Jadi tahun lalu sekitar 260 juta dan kita merencanakan pembagian dividen itu sampai 50% dari laba bersih. Jadi setelah pembagian dividen kita optimistis free cashflow kita masih berada di US$ 100 juta,” tandas Nelwin.

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 47 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 49 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 8 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia