Laba Mitratel (MTEL) Lompat 14,6%, Manajemen Ungkap Faktor Penopangnya
JAKARTA, Investor.id – PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) atau Mitratel berhasil mencatatkan lompatan kinerja keuangan hingga semester I- 2023. Pertumbuhan tersebut didukung strategi perseroan yang agresif ekspansi dan akuisisi.
Baca Juga:
Laba Mitratel (MTEL) MelesatDalam keterbukaan informasi yang dipublikasikan, Kamis (27/7/2023), Mitratel mencatatkan kenaikan laba sebanyak 14,6% dari Rp 891,54 miliar menjadi Rp 1,02 triliun secara year on year (YoY) semester I-2023. . Laba per saham dasar per 30 Juni 2023 juga meningkat dari Rp 11 menjadi Rp 12 per saham.
Direktur Investasi Mitratel Hendra Purnama mengatakan, pertumbuhan kinerja tersebut didukung fokus perusahaan untuk membangun infrastruktur telekomunikasi digital, terutama di luar Pulau Jawa, sejalan dengan pertumbuhan dan pemerataan ekonomi di daerah.
“Pertumbuhan juga didukung langkah perseroan yang gencar mengakuisisi dan perluasan jaringan serat optik dalam beberapa tahun terakhir, sehingga mampu meningkatkan pangsa pasar dan pendapatan,” ujarnya di Jakarta, hari ini.
Hingga Juni 2023, Mitratel mencatatkan pendapatan senilai Rp 4,13 triliun atau tumbuh 10,8% secara YoY. Penyumbang utama pendapatan perseroan adalah bisnis menara dengan porsi 93,2%. Sementara kontribusi unit bisnis lainnya (tower business related) tercatat meningkat menjadi 6,8% terhadap seluruh pendapatan.
Dia mengatakan, kinerja keuangan pada semester I-2023 sudah on track dengan rencana bisnis yang telah ditetapkan. Pertumbuhan pendapatan menjadi hasil dari ekspansi menara, penambahan tenant, serta monetisasi bisnis, baik di segmen fiber optic, power to the tower, maupun bisnis mini server.
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler





