Gencar Tambah Menara, Mitratel (MTEL) Tuai Hasil Ini
Bangun Menara
Agresivitas Mitratel dalam memperkuat kepemilikan menara tampak dari manuver perseroan sepanjang 2023. Tahun ini, Mitratel membangun 304 menara baru dan mengakuisisi 997 menara milik Indosat.
Artinya, selama lima tahun terakhir, Mitratel telah mengakuisisi 21.000 menara yang mana sebanyak 15.354 tersebar di Jawa dan 21.365 menara di luar Jawa atau sekitar 58% dari total menara. Dari sisi tenancy, tenant di luar jawa bertambah sebesar 26%, lebih tinggi dibandingkan di Jawa sebesar 22%.
Bukan hanya di menara, Mitratel juga agresif mengakuisisi dan membangun jaringan fiber optic. Saat ini, perseroan memiliki fiber optic sepanjang 27.269 km yang 6.012 km di antaranya berasal dari akuisisi pada akhir 2022.
Alhasil, profitabilitas Mitratel cukup baik dengan EBITDA mencapai Rp 3,35 triliun pada semester I-2023, melonjak sebesar 16,1%. Rasio EBITDA Margin membaik menjadi 81,2% dibandingkan tahun sebelumnya 77,5%.
Baca Juga:
Laba Mitratel (MTEL) MelesatBukan hanya EBITDA margin, rasio rentabilitas Mitratel lainnya juga meningkat, yakni Return on Asset (ROA) 3,6% dari sebelumnya 3,2% dan Return on Equity mencapai 6,2% dari sebelumnya 5,3%.
Pada akhir Juni 2023, aset perseroan mengalami kenaikan sebesar 1,3%% menjadi Rp 56,79 triliun dan total ekuitas Rp 33,06 triliun. Debt to equity ratio(DER) tercatat 0,47x yang mencerminkan rasio utang yang sehat.
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler





