Fokus Kualitas Aset, Saham BNI (BBNI) Diganjar Buy Tiga Sekuritas Ini
Kredit Korporasi
Pandangan hampir senada juga diungkapkan analis Samuel Sekuritas Brandon Boedhiman dan Prasetya Gunadi. Mereka menyebutkan, BNI diproyeksikan mampu untuk mempertahkan peningkatan kualitas sistem manajemen risiko, terutama untuk sektor wholesale dan UKM. Hal ini diharapkan menciptakan kualitas aset yang terus membaik ke depan.
“Fokus tersebut mendorong kami untuk mempertahankan rekomendasi beli saham BBNI dengan target harga Rp 12.700 per saham. Target harga tersebut menyiratkan perkiraan PBV tahun ini sekitar 1,3 kali,” tulis Brandon dan Prasetya dalam riset terbarunya.
Terkait pertumbuhan laba bersih perseroan sebesar 17% menjadi Rp 10,3 triliun sepanjang semester I-2023, Boedhiman dan Gunadi mengatakan, sudah sesuai ekspektasi Samuel Sekuritas atau merefleksikan 47,1% dari target sepanjang tahun ini.
Pertumbuhan laba bersih tersebut didorong sejumlah faktor, seperti peningkatan pendapatan bunga bersih (NII) sebesar 5,1%. Meski kenaikan NII lebih rendah, dibandingkan semester I-2022, dia mengatakan, bisa dimaklumi sejalan dengan fokus perseroan dalam menciptakan peningkatan kualitas aset dengan penyaluran kredit ke segmen berisiko rendah.
Fokus penguatan kualitas aset, terang mereka, tidak akan membuat penyaluran kredit BBNI terseret. BBNI diprediksi bisa mencapai pertumbuhan kredit berkisar 7-9% sepanjang 2023 dengan kredit lebih aman. Segmen korporasi swasta tier 1 akan menjadi penggerak utama. Penguatan kualitas aset juga berimbas terhadap margin bunga bersih (NIM) dengan prediksi mencapai 4,6% dan biaya kredit (CoC) diproyeksikan turun jauh menjadi 1,5% tahun ini.
Target harga saham tersebut juga mempertimbangkan proyeksi bahwa BBNI mampu untuk mempertahankan rasio dividen sebesar 40-50% dalam tahun-tahun mendatang. Proyeksi kenaikan laba bersih BBNI menjadi Rp 21,86 triliun tahun 2023, dibandingkan realisasi tahun lalu Rp 18,31 triliun. Sedangkan pendapatan bunga bersih diharapkan meningkat menjadi Rp 44,75 triliun pada 2023, dibandingkan pencapaian tahun 2022 sebanyak Rp 38,24 triliun.
Pandangan positif terhadap BBNI juga datang dari analis RHB Sekuritas Indonesia David Chong. Menurut dia, BBNI menunjukkan prospek kinerja yang lebih baik memasuki semester II-2023. Tren tersebut terlihat dari perbaikan sejumlah indikator perseroan pada kuartal II, dibandingkan dengan kuartal I-2023.
Peningkatan oulook perseroan didukung faktor ekspektasi penyerapan belanja pemerintah lebih tinggi menjelang pelaksanaan pemilu dan ekspektasi pertumbuhan konsumsi masyarakat pada paruh kedua. Begitu juga dengan proyeksi biaya kredit di bawah 1,5% ikut memberikan sentimen positif.
Hal ini mendorong RHB Sekuritas untuk mempertahankan rekomendasi beli saham BBNI dengan target harga Rp 11.700 per saham. Target tersebut merefleksikan estimasi kenaikan laba bersih menjadi Rp 23,64 triliun pada 2023 dan kembali diproyeksikan meningkat menjadi Rp 26,01 triliun pada 2024.
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Tag Terpopuler
Terpopuler






