XL Axiata (EXCL) Bakal Tambah Site Baru, Jumlahnya Fantastis
Bukan hanya dari sisi laba bersih, perseroan juga membukukan pertumbuhan dari sisi pendapatan sebesar 12% menjadi Rp 15,7 triliun dari pendapatan tahun sebelumnya sebesar Rp 14 triliun. Ebitda juga tumbuh sebesar 14% secara menjadi Rp 7,6 triliun dengan marjin mencapai 49%.
Sementara itu, Presiden Direktur & CEO XL Axiata (EXCL) Dian Siswarini menyampaikan, perseroan mampu mencetak kinerja solid dengan menorehkan pertumbuhan double digit sepanjang semester I-2023. “Ini merupakan hasil dari upaya maksimal kami di semua aspek bisnis untuk merebut pasar,” jelas Dian dalam keterangan resminya.
Pada pengembangan layanan FMC, Dian melanjutkan, perseroan terus memperkuat fondasi sebagai perusahaan penyedia layanan konvergensi terdepan di Indonesia. Bukan hanya pada produk yang sudah convergence, tetapi juga pada sisi organisasi, jaringan, IT, hingga distribusi. Dengan begitu, maka, EXCL tetap menjadi yang terdepan bagi layanan FMC.
Sebagai informasi, XL Axiata menutup semester pertama 2023 dengan total pelanggan sebanyak 58 juta, dengan pencapaian blended ARPU (average revenue per user) yang juga meningkat dari Rp 38 ribu di periode yang sama tahun sebelumnya menjadi sebesar Rp 41 ribu.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler



