Jumat, 15 Mei 2026

Reli Dolar AS Jadi Hambatan Pasar Saham

Penulis : Grace El Dora
1 Aug 2023 | 10:34 WIB
BAGIKAN
Pekerja menunjukkan uang dolar AS dan rupiah di salah satu gerai penukaran mata uang di Jakarta pada 5 Januari 2022. (Foto: ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/wsj)
Pekerja menunjukkan uang dolar AS dan rupiah di salah satu gerai penukaran mata uang di Jakarta pada 5 Januari 2022. (Foto: ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/wsj)

NEW YORK, investor.id – Reli 2,3% dolar sejak pertengahan Juli merupakan hambatan lain untuk kinerja pasar saham yang lebih baik. Dolar Amerika Serikat (AS) telah naik 2,3% sejak mencapai titik terendah pada pertengahan Juli, menghadirkan angin sakal lain untuk melanjutkan kekuatan pasar ekuitas.

"Kami tidak melihat dolar melemah lebih lanjut sampai kami mendapatkan tanda-tanda jelas perbaikan dalam prospek pertumbuhan global, dengan greenback lebih rentan terhadap rebound jangka pendek dalam pandangan kami," tulis ahli strategi ekuitas Barclays Venu Krishna menurut laporan CNBC internasional pada Selasa (1/8).

Kelemahan dolar selama setahun terakhir telah membuktikan penarik keuntungan perusahaan AS dari perusahaan-perusahaan dengan tingkat penjualan internasional yang tinggi.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, penjualan ke luar negeri yang lebih tinggi dalam mata uang euro atau yen diterjemahkan menjadi lebih banyak dolar ketika dolar lemah, dan lebih sedikit dolar ketika mata uang kuat.

Tapi sekarang, disinflasi di AS disertai dengan pertumbuhan yang tangguh daripada kelemahan ekonomi makro yang terlihat di seluruh dunia, terutama Tiongkok dan Eropa. Ditambah lagi ada tanda-tanda potensi titik terendah dalam spekulatif berjangka USD, berarti bahwa trade-down dalam dolar AS terlihat meregang secara teknis,” kata Barclays dalam catatan kepada klien.

Lebih dari separuh perusahaan dalam indeks pasar luas telah merilis laporannya, dengan 80% membukukan lonjakan laba bersih, menurut FactSet. Hal ini semakin meningkatkan harapan perekonomian AS akan mampu menghindari resesi karena inflasi mulai menunjukkan tanda-tanda melambat.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 36 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 38 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 8 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia