Rupiah Melemah, Pasar Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga AS
JAKARTA, investor.id – Pelemahan rupiah dipengaruhi pasar yang masih berhati-hati dengan ekspektasi kenaikan suku bunga acuan Amerika Serikat (AS).
Pengamat Pasar Uang Ariston Tjendra mengatakan, tingkat suku bunga acuan AS yang mendekati suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) bisa mempengaruhi investasi.
“Sedikit banyak bisa mempengaruhi pemilihan investasi para pelaku pasar yang bisa menekan rupiah terhadap dolar AS,” ujar Ariston dikutip Antara di Jakarta, Selasa (1/8).
Baca Juga:
ICDX Catat Lonjakan Transaksi 67,5%Ekspektasi kenaikan memang masih lebih kecil dibandingkan ekspektasi jeda kenaikan. Namun, The Fed disebut masih membuka peluang kenaikan berdasarkan data-data ekonomi terbaru yang akan dirilis.
Selain itu, data Purchasing Managers Index (PMI) Tiongkok versi Caixin yang menunjukkan kontraksi 49,2 pada Juli 2023 dari 50,5 pada Juni 2023 dinilai memberikan sentimen negatif untuk rupiah.
“Di sisi lain, data manufaktur Indonesia masih terlihat dalam fase ekspansi bisa membantu menahan pelemahan,” ujar Ariston.
Sejak September 2021, PMI Manufaktur Indonesia dinyatakan selalu dalam fase pertumbuhan. “Terakhir di bulan Juli angkanya naik menjadi 53,3 dibandingkan bulan sebelumnya 52,5,” sambungnya.
Sementara itu dolar AS menguat terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), karena Yen Jepang jatuh dan imbal hasil (yield) obligasi pemerintah Jepang meningkat.
Baca Juga:
Reli Dolar AS Jadi Hambatan Pasar SahamIndeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama saingannya, naik 0,22% menjadi 101,8504 pada akhir perdagangan.
Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa pagi melemah 0,23% atau 35 poin menjadi Rp 15.115 per dolar AS, dari sebelumnya Rp 15.080 per dolar AS.
Editor: Grace El Dora
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast
Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di IndonesiaBERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Tag Terpopuler
Terpopuler






