Eagle High (BWPT) Berhasil Pertahankan Kenaikan Double Digit
Capex Rp 1 Triliun
Selain itu, dia mengatakan, perseroan mengalokasikan belanja modal (capital expenditure/capex) senilai Rp 1 triliun. Dana ini akan dimanfaatkan untuk pengembangan bisnis agresif selama tiga tahun ke depan.
Capex tersebut akan digunakan untuk pengembangan dan pembangunan beberapa pabrik baru kelapa sawit, biogas plant, serta penambahan areal perkebunan kelapa sawit, baik secara organik ataupun anorganik.
“Satu pabrik rencananya dibangun di Kalimantan Timur dengan target groundbreaking awal Agustus 2023. Perseroan juga mengalokasikan capex untuk penerapan inisiatif-inisiatif ESG serta transformasi digitalisasi yang terintegrasi guna meningkatkan efisiensi dan produktivitas,” ujar Henderi.
Perseroan sebelumnya berhasil menambah 2 sertifikasi ISPO dan ditargetkan penambahan satu lagi sertifikasi RSPO dalam waktu dekat. Penambahan sertifikat ini sudah sesuai dengan roadmap yang telah ditetapkan.
Eagle High Plantations merupakan perusahaan yang beroperasi di bidang perkebunan kelapa sawit yang memproduksi tandan buah segar (TBS) dan pabrik kelapa sawit yang menghasilkan minyak kelapa sawit (CPO) dan inti sawit (PK). Pusat kegiatan operasional berada di Pulau Sumatera, Kalimantan dan Papua dengan total luas lahan perkebunan mencapai 87.000 hektare.
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Tag Terpopuler
Terpopuler


