Jumat, 15 Mei 2026

Indomobil Grup Salim (IMAS) Labanya Ngegas!

Penulis : Thresa Sandra Desfika
2 Aug 2023 | 09:03 WIB
BAGIKAN
PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS). Foto ilustrasi: Perseroan.
PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS). Foto ilustrasi: Perseroan.

JAKARTA, investor.id - PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS) mencatatkan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk (laba bersih) Rp 328,26 miliar pada semester I-2023. Jumlah yang diraih emiten Grup Salim itu melesat 90,7% dari Rp 172,09 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

Sebagaimana terungkap dari laporan keuangan perseroan per 30 Juni 2023, pencapaian laba bersih ditopang oleh pendapatan neto Rp 14,24 triliun. Meningkat 20,7% dari Rp 11,79 triliun di semester I-2022.

Beban pokok pendapatan sebenarnya juga naik dari Rp 9,26 triliun menjadi Rp 11,21 triliun. Tetapi, lonjakan pendapatan neto membuat laba kotor mampu bertumbuh dari Rp 2,53 triliun ke posisi Rp 3,03 triliun.

ADVERTISEMENT

Untuk laba periode berjalan, Indomobil Grup Salim meraih angka Rp 426,85 miliar di paruh pertama tahun ini. Nilainya melambung dari pencapaian semester I-2022 Rp 253,33 miliar. Laba per saham dasar yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk juga terbang dari Rp 43,08 menjadi Rp 82,18 per 30 Juni 2023.

Aset perseroan per akhir Juni 2023 sebesar Rp 58,98 triliun, liabilitas Rp 44,56 triliun, dan ekuitas Rp 14,42 triliun. Kas dan setara kas Rp 3,38 triliun.

Dividen

Di sisi lain, Indomobil Sukses Internasional (IMAS) juga dijadwalkan melakukan pembayaran dividen pada Rabu, 2 Agustus 2023 ini. Dividen tunai tahun buku 2022 itu berjumlah Rp 39,94 miliar atau Rp 10 per saham.

Sebagai informasi, tanggal cum dividen IMAS di pasar reguler dan negosiasi pada 7 Juli lalu. Kemudian, ex dividen pasar reguler dan negosiasi di 10 Juli. Lalu daftar pemegang saham yang berhak pada 11 Juli dan pembayaran dividen di 2 Agustus ini.

Pembagian dividen tersebut diputuskan dalam rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) perseroan pada 26 Juni lalu.

Data keuangan per 31 Desember 2022 yang mendasari pembagian dividen, yakni laba bersih yang didapat diatribusikan kepada entitas induk Rp 443,49 miliar, saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya Rp 971,93 miliar, dan ekuitas Rp 14,16 triliun.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 8 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 10 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 1 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia