Jumat, 15 Mei 2026

Penjualan Harita Nickel (NCKL) Naik Tinggi Berkat Ekspansi

Penulis : Muawwan Daelami
2 Aug 2023 | 22:12 WIB
BAGIKAN
Fasilitas pengolahan dan pemurnian bijih nikel kadar rendah (limonit) milik PT Halmahera Persada Lygend (PT HPL). PT HPL adalah pionir dalam produksi produk antara, bauran nikel dan kobalt, Mixed Hydroxide Precipitate (MHP) sejak Juni 2021. (Foto: Harita Nickel)
Fasilitas pengolahan dan pemurnian bijih nikel kadar rendah (limonit) milik PT Halmahera Persada Lygend (PT HPL). PT HPL adalah pionir dalam produksi produk antara, bauran nikel dan kobalt, Mixed Hydroxide Precipitate (MHP) sejak Juni 2021. (Foto: Harita Nickel)

Dari sisi produksi, NCKL menargetkan produksi sebesar 50.000-52.000 ton kandungan nikel untuk produk MHP dan 90.000 ton kandungan nikel untuk produk feronikel pada tahun ini. Menurut Franssoka, perseroan juga berencana mengonversi sebagian produk MHP menjadi nikel suflat dan kobalt sulfat pada tahun ini.

"Dengan semakin berkembangnya industri kendaraan listrik secara global dan rencana pemerintah menjadi salah satu produsen baterai mobil listrik terbesar di dunia, kami komitmen terus berinvestasi dan membangun fasilitas produksi yang dapat menggenjot volume dan nilai tambah dari produk," papar Franssoka.

Untuk itu, NCKL ekspansi dengan membangun fasilitas refinery High Pressure Acid Leach (HPAL) kedua melalui anak usahanya, PT Obi Nickel Cobalt (ONC), yang ditargetkan memiliki tiga jalur produksi dengan kapasitas produksi 65.000 ton kandungan nikel/tahun Mixed Hydroxide Precipitate (MHP) dan diharapkan akan mulai beroperasi pada semester I-2024.

ADVERTISEMENT

Bukan hanya itu, NCKL juga berencana memperkuat lini produksi Rotary Kiln Electric Furnace (RKEF) melalui entitas asosiasi, PT Karunia Permai Sentosa (KPS), yang ditargetkan memiliki 12 jalur produksi dengan kapasitas produksi 185.000 ton kandungan nikel/tahun (feronikel).

"Kami harapkan RKEF akan beroperasi bertahap mulai semester II-2025. Perseroan sedang merencanakan proyek baja nirkarat (stainless steel) di mana sebagian feronikel yang diproduksi NCKL dan entitas anak di sektor RKEF akan diproses lebih jauh untuk menghasilkan produk baja nirkarat," tuturnya.

Secara terpisah, analis pertambangan Bisman Bakhtiar menilai, berdasarkan laporan keuangan semester I-2023, performa NCKL cenderung bagus. Namun, memasuki semester II-2023, kinerja perseroan bisa menjanjikan, namun tidak bisa berharap terlalu besar karena dipengaruhi faktor umum atau eksternal.

"Industri nikel tahun ini memang agak kurang bagus dan sampai akhir tahun ini saya kira masih akan banyak tantangan, antara lain permintaan yang menurun. Jadi, sampai akhir tahun ini, kinerja industri nikel secara umum akan stagnan dan cenderung menurun tipis," jelas Bisman.

Kecuali, menurut dia, terdapat percepatan pengembangan industri baterai dan EV atau peristiwa global yang berpotensi memengaruhi harga. Maka, bukan tidak mungkin, akan terjadi lonjakan permintaan dan kenaikan harga.

"Khusus NCKL, jika mampu menaikkan kinerja produksi dan didukung faktor eksternal tersebut, maka akan menjanjikan," pungkas Bisman.

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 46 menit yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 56 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 3 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 9 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia