Kisi-kisi Potensi Cuan Saham TLKM, ISAT, EXCL, Mana yang Paling Tinggi?
JAKARTA, investor.id – Mirae Asset Sekuritas menilai sektor telekomunikasi masih seksi dan memberikan prospek pertumbuhan yang berkelanjutan ke depannya. Untuk itu, Mirae mempertahankan rekomendasi overweight untuk sektor ini dan memberikan kisi-kisi potensi cuan TLKM, ISAT dan EXCL.
Analis Mirae Asset Sekuritas Robertus Hardy mengatakan, EBITDA untuk PT XL Axiata Tbk (EXCL) dan PT Indosat Ooredoo Hutchison Tbk (ISAT) tumbuh signifikan pada kuartal II-2023 dan semester I-2023. Hal itu didukung oleh ARPU dan peningkatan trafik data, terutama pada saat Idulfitri di April lalu.
“Namun, EBITDA semester I-2023 TLKM mengalami penurunan YoY karena kenaikan biaya dan beban akibat akuisisi spektrum baru, meski masih mencapai pertumbuhan pendapatan,” tulis Robertus dalam risetnya, Kamis (3/8/2023).
Robertus mengatakan, pasar mobile internet yang sudah jenuh, strategi konvergensi antara layanan fixed broadband dan mobile internet (FMC) dapat memberikan prospek pertumbuhan yang lebih berkelanjutan bagi industri telekomunikasi Indonesia ke depannya.
Hal ini terlihat pada jumlah gabungan pengguna Telkomsel (153,3 juta), Indosat (100 juta), XL (58 juta), dan Smartfren (35,5 juta) mencapai 346,8 juta. Jika dibandingkan dengan total populasi yang hanya 277,8 juta, Indonesia memiliki 124,8 pengguna layanan seluler untuk setiap 100 orang dalam populasi, dibandingkan dengan 129,1 pada semester I-2022
Sedangkan hasil riset McKinsey dan AT Kearney mengungkap bahwa penetrasi fixed broadband Indonesia saat ini hanya 15%, sedangkan negara tetangga seperti Filipina dan Malaysia masing-masing sudah melebihi 30% dan 40%.
Menurut Robertus, hal ini dapat dilihat dari peningkatan signifikan dalam jumlah pengguna IndiHome dan XL Home. Sehingga mengkonfirmasi prediksi sebelumnya bahwa pasar internet seluler yang jenuh dapat dilihat dari dua aspek, yaitu meskipun pertumbuhan jumlah pengguna akan semakin terbatas, namun pasar yang besar ini sudah matang untuk dimonetisasi.
“Terutama melalui penawaran layanan konvergensi fixed broadband dan mobile internet (FMC),” tambahnya.
Untuk itu, Robertus mengatakan, Mirae mempertahankan rekomendasi Overweight untuk Sektor Telekomunikasi. Ketiga saham pemain sektor ini, yaitu TLKM, ISAT dan EXCL direkomendasikan trading buy. Sedangkan target harganya adalah TLKM Rp 4.350 dengan potensi cuan sebesar 17,9%, ISAT dipasang target harga Rp 9.950 atau cuan sebesar 10,9%, dan EXCL dnegan target harga Rp 2.700 cuannya bisa mencapai 17,9%.
Namun, lanjut Robertus, dari ketiga pemain telekomunikasi ini, saham EXCL dan TLKM sebagai pilihan utama. Mirae melihat kedua perseroan memiliki produk fixed broadband yang handal yang dapat lebih menembus pasar. Oleh karena itu, selain mengantisipasi pertumbuhan berkelanjutan dalam tingkat penetrasi XL Home, juga diyakini bahwa peningkatan biaya dan beban sementara pada TLKM akibat akuisisi spektrum baru berpotensi meningkatkan kualitas jaringan perseroan di masa depan.
“Dengan risiko pelaksanaan strategi konvergensi yang lambat dan persaingan yang lebih intens untuk memperoleh atau mempertahankan pelanggan, yang dapat menyebabkan pertumbuhan ARPU lebih rendah dari yang diharapkan,” tutup Robertus.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast
Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di IndonesiaBERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Tag Terpopuler
Terpopuler






