Saham Bank Mandiri (BMRI) Cetak Rekor Baru hingga Diburu Investor Asing
JAKARTA, investor.id – Saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) ditutup menguat ke level tertinggi baru sepanjang masa pada Senin (7/8/2023). Rekor baru tersebut sejalan dengan gencarnya aksi beli (net buy) oleh investor asing terhadap saham BMRI.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), saham BMRI ditutup naik Rp 100 (1,73%) ke level penutupan tertinggi baru Rp 5.875. Saham bank pelat merah ini bergerak dalam rentang Rp 5.825-5.925. Bahkan BMRI menjadi saham dengan top volume sepanjang hari ini.
Dengan penguatan harga tersebut, kapitalisasi pasar (market cap) saham BMRI bertambah menjadi Rp 543 triliun atau menempati urutan keempat terbesar di BEI.
BMRI menjadi primadona baru bagi investor asing dalam beberapa hari terakhir. Berdasarkan data, net buy saham BMRI telah mencapai Rp 604 miliar sepanjang Agustus berjalan ini. BMRI menempati urutan teratas untuk saham yang paling diburu investor asing sepanjang bulan ini.
Sementara itu, dalam hal kinerja keuangan, Bank Mandiri mengantongi laba bersih secara konsolidasi sebesar Rp 25,2 triliun pada semester I-2023, melesat 24,9% secara tahunan (year on year/yoy). Pendapatan bunga bersih sebesar Rp 47,31 triliun, tumbuh 13,1% (yoy).
Pendapatan non-bunga naik 14% (yoy) menjadi Rp 18,36 triliun pada semester I-2023. Kemudian, pendapatan operasional tercatat Rp 66,6 triliun, meningkat 12,3% (yoy).
Bank Mandiri juga mencatatkan kredit dan dana pihak ketiga (DPK) tumbuh di atas industri. Secara nasional, kredit pada Juni tumbuh 7,8% (yoy) dan DPK tumbuh 5,8% (yoy). Di sisi lain, kredit dan DPK Bank Mandiri tumbuh lebih tinggi dibandingkan nasional.
Rekomendasi dan Target Harga
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






