Jumat, 15 Mei 2026

Ingin Anak Nikmati Cuan, Bos BCA (BBCA) Hibahkan Sahamnya

Penulis : Nida Sahara
21 Aug 2023 | 08:27 WIB
BAGIKAN
Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja
Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja

JAKARTA, investor.id - Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BCA) Jahja Setiaatmadja pada Jumat (18/8/2023) menghibahkan 8 juta saham emiten bersandi BBCA kepada dua anaknya.

Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI),  jumlah saham bos bank swasta terbesar di Indonesia ini sebelum aksi perubahan kepemilikan sebesar 40,81 juta lembar saham. Kemudian, dihibahkan kepada pemilik marketplace Zabetmart, Elizabeth Ariestia MS yang memperoleh 4 juta lembar saham dengan harga pelaksana Rp 9.250 per lembar, atau setara Rp 37 miliar.

Selain Elizabeth, Jahja juga menghibahkan 4 juta lembar saham kepada Enrica Ariestia PS dengan harga Rp 9.250 per lembar, setara Rp 37 miliar.

ADVERTISEMENT

Usai aksi perubahan kepemilikan tersebut, jumlah kepemilikan saham Jahja Setiaatmadja menjadi 32,81 juta lembar saham, atau sekitar 0,027%, berkurang sekitar 0,006% dari sebelumnya 0,033%. 

Saham yang dihibahkan dilakukan dengan harga Rp 9.250 per lembar saham. Sehingga, hibah saham kepada dua anak bos BBCA tersebut setara dengan nilai Rp 74 miliar.

"Hibah itu sama seperti waris ya, jadi orang tua mewariskan asetnya ke anak adalah hal biasa. Jadi, anaknya yang ikut nikmati dividen dan nanti kalau ada capital gain di masa datang," ujar Jahja kepada Investor Daily, Senin (21/8/2023).

Jahja menjelaskan, bahwa aksi yang dilakukan adalah menghibahkan kepemilikan sahamnya menjadi atas nama kedua anaknya, sehingga tidak terjadi penjualan saham. "Saya hibahkan saham BBCA ke atas nama anak saya, bukan jual saham yang hasilnya dihibahkan ya," urai dia.

Per 31 Juli 2023, PT Dwimuria Investama tercatat sebagai investor dengan porsi kepemilikan sebesar 54,95% atau 67,72 miliar saham BBCA. Kemudian, Robert Budi Hartono memiliki 28,13 juta saham BCA atau 0,023%, Bambang Hartono dengan 27,02 juta saham atau 0,022%, pihak afiliasi pengendali 3,02 miliar saham atau 2,455%, serta masyarakat - non warkat - scripless 52,26 miliar saham setara 42,399%.
 

Editor: Nida Sahara

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 4 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 4 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 5 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 5 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 6 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia