Kamis, 14 Mei 2026

Bursa Minta Penjelasan Garuda (GIAA)

Penulis : Thresa Sandra Desfika
25 Aug 2023 | 09:14 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi pesawat Garuda (GIAA). Ist
Ilustrasi pesawat Garuda (GIAA). Ist

JAKARTA, investor.id - Bursa Efek Indonesia (BEI) ternyata meminta penjelasan kepada PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) terkait kabar rencana merger antara Garuda Indonesia Group dengan Pelita Air yang merupakan anak usaha PT Pertamina.

Hal tersebut terungkap dari keterbukaan informasi GIAA dalam menjawab permintaan penjelasan BEI. Salah satu yang ditanyakan BEI adalah kebenaran kabar rencana merger.

Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra menjelaskan, sehubungan dengan adanya informasi terkait rencana merger bisnis Garuda Indonesia Group bersama dengan Pelita Air, bahwa proses diskusi terkait langkah penjajakan aksi korporasi tersebut masih terus berlangsung intensif.

ADVERTISEMENT

“Oleh karenanya, Garuda Indonesia Group tentunya akan mendukung dan memandang positif upaya wacana merger tersebut yang tentunya akan dilandasi dengan kajian outlook bisnis yang prudent,” papar Irfan dalam keterbukaan informasi dikutip Jumat (25/8/2023).

Adapun mengenai rencana pengembangan sendiri masih dalam tahap awal di mana Garuda Indonesia tengah mengeksplorasi secara mendalam atas berbagai peluang sinergi bisnis yang dapat dihadirkan untuk bersama-sama dapat mengoptimalkan aspek profitabilitas kinerja yang sekaligus memperkuat ekosistem bisnis industri transportasi udara di Indonesia guna membawa manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.

Saham Terbang

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 57 menit yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 1 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 1 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 2 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 2 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 3 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia