Laba Turun, Begini Prospek Keuangan dan Saham Bukit Asam (PTBA)
Sejalan dengan itu, BRI Danareksa Sekuritas merevisi turun target harga saham PTBA menjadi Rp 3.000 dengan rekomendasi dipertahankan netral. Hari ini, saham PTBA bergerak melemah ke level Rp 2.910.
Sebelumnya, Sekretaris Perusahaan PTBA Niko Chandra mengatakan, performa keuangan perusahaan mengalami peningkatan, jika dilihat secara kuartalan. "Pasalnya, torehan laba bersih pada kuartal II-2023 mencapai Rp 1,6 triliun, menguat 33% dibandingkan kuartal I-2023 sebesar Rp 1,2 triliun," jelas Niko kepada Investor Daily.
Pertumbuhan laba bersih secara kuartalan didukung oleh peningkatan kinerja operasional PTBA sepanjang semester I-2023. Ini terlihat dari total produksi batu bara perseroan pada enam bulan pertama tahun ini yang mencapai 18,8 juta ton alias meningkat 18% secara year on year (yoy) dari sebelumnya 15,9 juta ton berkat naiknya volume penjualan batu bara sebesar 19% menjadi 17,4 juta ton.
Hasilnya, perseroan pun mencatatkan penjualan ekspor sebesar 7,1 juta ton sepanjang semester I-2023 atau naik 37% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Ke depan, menurut Niko, PTBA akan terus berupaya melanjutkan capaian positif tersebut. "Karena itu, kami optimistis dapat menjaga kinerja tetap positif di 2023, meski menghadapi berbagai tantangan," jelasnya.
Tahun ini, PTBA menghadapi sejumlah tantangan di antaranya koreksi harga batu bara dan fluktuasi pasar. Harga batu bara ICI-3 misalnya, terpangkas 48% dari US$ 138,5 per ton pada Juni 2022 menjadi US$ 72,63 per ton pada Juni 2023.
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






