Dua Saham Ini 3 Tahun Kena Suspensi, Ada yang Mayoritasnya Publik
JAKARTA, investor.id - Bursa Efek Indonesia (BEI) membuat dua pengumuman terkait potensi delisting (penghapusan pencatatan), yakni pengumuman untuk saham PT Grand Kartech Tbk (KRAH) dan lainnya saham PT Sinergi Megah Internusa Tbk (NUSA).
Saham dari kedua emiten tersebut telah disuspensi selama 36 bulan atau 3 tahun pada tanggal 31 Agustus 2023.
BEI menegaskan bahwa dapat menghapus (delisting) saham perusahaan tercatat apabila salah satunya adalah mengalami kondisi, atau peristiwa, yang secara signifikan berpengaruh negatif terhadap kelangsungan usaha perusahaan tercatat, baik secara finansial atau secara hukum, atau terhadap kelangsungan status perusahaan tercatat sebagai perusahaan terbuka, dan perusahaan tercatat tidak dapat menunjukkan indikasi pemulihan yang memadai.
Selain itu, BEI bisa menghapus saham perusahaan tercatat apabila saham perusahaan tercatat yang akibat suspensi di pasar reguler dan pasar tunai, hanya diperdagangkan di pasar negosiasi sekurang-kurangnya selama 24 bulan terakhir.
“Saham PT Grand Kartech Tbk telah disuspensi selama 36 bulan pada tanggal 31 Agustus 2023,” jelas salah satu pengumuman BEI dikutip Jumat (1/9/2023).
Dalam pengumuman itu, BEI merinci, susunan dewan komisaris dan direksi Grand Kartech berdasarkan laporan keuangan per 30 September 2019 adalah sebagai berikut:
Komisaris utama: Hadi Sutardja
Komisaris: Rieza Jusuf Zimah
Komisaris independen: Fardhi Taqin
Direktur utama: Johanes Budi Kartika
Direktur: Andywardhana Putra Tanumihardja
Direktur: Setiawan Mulya
Sedangkan, susunan pemegang saham berdasarkan laporan bulanan registrasi pemegang efek per 31 Mei 2021 adalah sebagai berikut:
BEI menyatakan, bagi pihak-pihak yang berkepentingan terhadap Grand Kartech, dapat menghubungi Johanes Budi Kartika selaku sekretaris perusahaan melalui alamat e-mail corporate.secretary@grandkartech.com dan nomor telepon (021) 4600228.
“Bursa meminta kepada publik untuk memperhatikan dan mencermati segala bentuk informasi yang disampaikan oleh perseroan,” ungkap pengumuman BEI.
NUSA
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Tag Terpopuler
Terpopuler






