Jumat, 15 Mei 2026

Dua Saham Ini 3 Tahun Kena Suspensi, Ada yang Mayoritasnya Publik

Penulis : Thresa Sandra Desfika
1 Sep 2023 | 11:05 WIB
BAGIKAN
Pengunjung melintas di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. (B-Universe Photo/Mohammad Defrizal)
Pengunjung melintas di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. (B-Universe Photo/Mohammad Defrizal)

Sementara itu, di pengumuman lainnya, BEI menyatakan bahwa saham PT Sinergi Megah Internusa Tbk (NUSA) telah disuspensi juga selama 36 bulan atau 3 tahun pada tanggal 31 Agustus 2023.

Susunan dewan komisaris dan direksi perseroan adalah sebagai berikut:

Komisaris utama: Benny Tjokrosaputro

Komisaris: Unggul K Yudoyono

ADVERTISEMENT

Komisaris independen: Sihol Siagian

Direktur utama : Iwandono

Direktur: Herman Susanto

Direktur: Andrianto Kasigit

Berdasarkan keterbukaan informasi perseroan dengan surat no. 003/DIR-SMI/VI/2020, Sihol Siagian telah mengundurkan diri yang efektif per tanggal 10 Juli 2020, namun belum memperoleh persetujuan rapat umum pemegang saham tahunan.

Kemudian, berdasarkan keterbukaan informasi perseroan melalui surat No.002/DIR-SMI/XII/2021-Rev, Herman Susanto telah mengundurkan diri selaku Direktur Keuangan, yang efektif per tanggal 23 Desember 2021, namun belum memperoleh persetujuan rapat umum pemegang saham tahunan.

Sebagai informasi, Benny Tjokrosaputro atau Benny Tjokro yang merupakan komisaris utama perseroan menjadi terpidana kasus korupsi Jiwasraya. Per 31 Mei 2022, namanya sempat tercatat menggenggam 3,01% saham NUSA.

Sedangkan, susunan pemegang saham perseroan berdasarkan laporan kepemilikan efek di atas 5% dari PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) per tanggal 23 Agustus 2023 adalah Kejaksaan Agung 38,01% dan masyarakat memegang mayoritas sebanyak 61,99% saham.

BEI menyatakan, bagi pihak-pihak yang berkepentingan terhadap NUSA, dapat menghubungi Andrianto Kasigit dengan nomor telepon (0274) 292 4777 selaku sekretaris perusahaan.

BEI meminta kepada publik untuk memperhatikan dan mencermati segala bentuk informasi yang disampaikan oleh perseroan.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 18 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 20 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 1 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia