Jumat, 15 Mei 2026

Medco (MEDC) Bisa Bukukan Potensi Gain Rp 70 Triliun dari Saham AMMN

Penulis : Jauhari Mahardhika
13 Sep 2023 | 19:02 WIB
BAGIKAN
Salah satu fasilitas milik PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC). (Foto: Perseroan)
Salah satu fasilitas milik PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC). (Foto: Perseroan)

JAKARTA, investor.id – Harga saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) telah melonjak 230,4% sejak IPO menjadi Rp 5.800 (12/9/2023) dan menjadi kenaikan terbesar di antara saham big cap. Lonjakan besar saham AMMN bakal mendongkrak kinerja PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC).

“Menarik untuk melihat dampak lonjakan ini pada Medco, yang menguasai 21,09% saham AMMN. Kami memperkirakan Medco mengakuisisi kepemilikan di AMMN dengan harga US$ 511 juta. Pasca kenaikan harga saham AMMN, kami memperkirakan Medco akan membukukan unrealized gain sebesar US$ 4,6 miliar (Rp 70,7 triliun) pada kuartal III-2023,” tulis analis Samuel Sekuritas, Muhammad Farras Farhan dan Research Associate Samuel Sekuritas, Laurencia Hiemas dalam riset terbaru.

Menurut mereka, potensi gain tersebut bisa mendongkrak laba bersih Medco tahun ini menjadi US$ 4,9 miliar. “Kami belum memasukkan angka ini dalam perhitungan kami karena masih harus diaudit lebih lanjut,” sebut Farras dan Laurencia.

ADVERTISEMENT

Di sisi lain, emiten berkode saham MEDC tersebut memiliki prospek yang solid pada semester II-2023. Dengan harga minyak global yang kembali naik ke posisi US$ 91/bbl, pihaknya cukup optimistis terhadap prospek bisnis migas dan ketenagalistrikan MEDC.

Asumsi harga minyak tahun ini pun dinaikkan menjadi US$ 85/bbl, menyusul kemungkinan pengurangan pasokan lebih lanjut oleh OPEC+ dan penurunan persediaan minyak Amerika Serikat (AS).

Dengan begitu, Samuel Sekuritas menaikkan perkiraan laba bersih MEDC pada 2023 dan 2024 menjadi US$ 348 juta dan US$ 304 juta, terutama karena lonjakan harga komoditas dan potensi peningkatan pasokan listrik.

Mengenai saham MEDC, Samuel Sekuritas mempertahankan opini bullish, dengan rating beli dan target harga baru berbasis SOTP Rp 2.200. Target harga saham MEDC tersebut mencerminkan estimasi EV/EBITDA 2024 sebesar 5,3 kali.

“Kami menerapkan diskon 50% dalam valuasi kami, karena potensi keuntungan dari AMMN masih belum dibukukan. Adapun risiko utamanya, yaitu harga migas dan volume produksi yang lebih rendah dari perkiraan,” pungkas Farras dan Laurencia.

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 8 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia