Ciputra (CTRA) Bersiap Cetak Rekor, Cuan Sahamnya Bisa 50% Lebih
JAKARTA, investor.id – PT Ciputra Development Tbk (CTRA) diperkirakan mencetak rekor prapenjualan (marketing sales) unit properti tertinggi sepanjang masa pada tahun ini atau melampaui pencapaian pada 2015.
Terlebih, unit usaha Grup Ciputra tersebut berpotensi membukukan penjualan Rp 750 miliar dari proyek baru kota mandiri (joint operation/JO) Citra City Sentul, di tengah prospek penjualan yang kuat pada tahun ini dengan perkiraan mencapai Rp 9,6 triliun atau tumbuh 17% (year on year/yoy).
Ciputra Development sendiri telah menaikkan target marketing sales tahun ini menjadi Rp 9,8 triliun atau meningkat 19% dibandingkan tahun 2022. Adapun target sebelumnya sebesar Rp 8,9 triliun.
“Ini mencerminkan positifnya ekspansi strategis perusahaan melalui diversifikasi geografis dan didukung oleh tingkat suku bunga KPR yang menguntungkan,” tulis analis BRI Danareksa Sekuritas, Victor Stefano dalam risetnya.
Karena itu, BRI Danareksa Sekuritas menaikkan proyeksi marketing sales Ciputra Development tahun ini menjadi Rp 9,6 triliun dari sebelumnya Rp 7,8 triliun. “Kami memperhitungkan marketing sales yang lebih tinggi dari Citra Garden Serpong yang diperkirakan sebesar Rp 1,7 triliun dan potensi penjualan Rp 750 miliar dari kota mandiri baru Citra City Sentul,” jelas Victor.
Pada semester I-2023, emiten berkode saham CTRA tersebut meraih marketing sales Rp 5,1 triliun atau naik 27% dibandingkan periode sama tahun lalu. Perolehan itu sekitar 52%/53% dari target perseroan/BRI Danareksa Sekuritas tahun ini.
“Didukung oleh beberapa peluncuran proyek baru seperti Citra City Sentul, Citra Garden Bintaro, dan CitraLand Sampali KDM, kami yakin marketing sales CTRA 2023 dapat mengalahkan rekor marketing sales sebelumnya yang sebesar Rp 9,2 triliun pada tahun 2015,” ungkapnya.
Sebab itu, BRI Danareksa Sekuritas mempertahankan rekomendasi beli saham Ciputra Development (CTRA) dengan target harga Rp 1.600. Target harga tersebut belum memperhitungkan prospek baru penjualan CTRA, karena saham CTRA saat ini diperdagangkan dengan diskon menarik sebesar 68% dari RNAV atau lebih besar dibandingkan 2014-2015 yang sekitar 30%. Adapun estimasi PBV 2023 sebesar 0,9 kali.
“Saham CTRA masih menjadi pilihan utama di sektor properti,” pungkas Victor.
Pada perdagangan Jumat (15/9/2023), saham CTRA bertengger di posisi Rp 1.030. Dengan demikian, potensi cuan saham CTRA tergolong tinggi mencapai 55,3%.
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast
Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di IndonesiaBERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Tag Terpopuler
Terpopuler






