Saham Naik 193%, Emiten Portofolio Asabri (FIRE) Respons Permintaan Bursa
JAKARTA, investor.id - PT Alfa Energi Investama Tbk (FIRE) akan menyelenggarakan public expose atau paparan publik insidentil pada Kamis, 19 Oktober 2023.
Sekretaris Perusahaan Alfa Energi Investama, Lyna mengungkapkan bahwa paparan publik insidentil perseroan dilakukan atas permintaan Bursa Efek Indonesia (BEI).
“Dengan ini kami sampaikan rencana perseroan untuk menyelenggarakan public expose insidentil,” sebut Lyna dalam keterbukaan informasi dikutip Rabu (18/10/2023).
Rapat dapat diikuti melalui aplikasi Zoom dan dimulai pukul 15.00 WIB sampai dengan selesai. Pihak manajemen yang akan hadir adalah anggota direksi perseroan dan corporate secretary. Agendanya mengenai kinerja perseroan 2023.
Saham FIRE pada perdagangan sesi I tanggal 18 Oktober,diparkir di Rp 191, naik tipis 0,53%. Dalam satu bulan terakhir, saham ini terbang 193,85%.
Bursa Efek Indonesia (BEI) sempat mengambil tindakan dengan melakukan penghentian sementara (suspensi) terhadap perdagangan saham PT Alfa Energi Investama Tbk (FIRE) untuk perdagangan tanggal 16 Oktober 2023. Pasalnya, terjadi peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada saham tersebut. Namun mulai perdagangan sesi I 17 Oktober, suspensi tersebut dibuka.
Asabri
Alfa Energi Investama adalah perusahaan induk yang menjalankan kegiatan usahanya dengan beberapa anak perusahaan yang memiliki fokus di bidang pertambangan dan energi, termasuk batu bara.
Dalam website resmi Alfa Energi Investama disebutkan bahwa perseroan memiliki tiga anak usaha, yaitu Alfa Daya Energi, Alfa Delta Persada, dan Berkat Bara Jaya.
Sementara itu, per 30 September 2023, pemegang saham FIRE terdiri dari PT Asabri (Persero) 15,58%, Aris Munandar selaku pengendali 36%, dan masyarakat 48,42%. Jumlah pemegang saham per akhir September sebanyak 6.834 pemegang saham. Aris Munandar juga merupakan presiden komisaris FIRE.
Manajemen Alfa Energi Investama (FIRE) sempat menyampaikan keterbukaan informasi pada 20 Juli 2023. Di situ manajemen menjelaskan bahwa pada 5 Juli 2023, Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Jakarta telah menolak banding PT Berkat Bara Jaya (BBJ) – anak usaha perseroan – terkait pencabutan izin usaha pertambangan (IUP) produksi PT BBJ oleh kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).
Kemudian, pada 18 Juli 2023, PT BBJ telah mengajukan permohonan kasasi ke Mahkamah Agung terkait Putusan Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Nomor: 101/B/2023/PT.TUN.JKT tertanggal 5 Juli 2023.
Manajemen Alfa Energi Investama menjelaskan, jika pengajuan permohonan kasasi oleh Mahkamah Agung dikabulkan maka akan ada upaya pemulihan izin IUP OP PT BBJ, dan PT BBJ akan kembali melakukan kegiatan operasional terhadap PT BBJ, namun jika kasasi PT BBJ ditolak oleh Mahkamah Agung, maka izin IUP OP PT BBJ secara hukum dicabut dan tidak akan dipulihkan.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






