Net Sell Asing Membesar, Saham-Saham Ini Jadi Bulan-bulanan
JAKARTA, investor.id – Investor asing kembali melakukan transaksi jual bersih (net sell) saham sebesar Rp 1,05 triliun di seluruh pasar Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (19/10/2023). Dengan demikian, total net sell sepanjang tahun berjalan ini makin membesar jadi Rp 8,2 triliun.
Net sell terbesar di pasar reguler hari ini terjadi pada saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) sebesar Rp 462,2 miliar. Diikuti, saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 238,5 miliar dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 232,6 miliar.
Baca Juga:
Risiko Geopolitik Tinggi, Rupiah MelemahSebaliknya, transaksi beli bersih (net buy) terbanyak oleh investor asing menyasar saham PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) Rp 37,2 miliar, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp 33,2 miliar, dan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Rp 31,7 miliar.
Sementara itu, indeks harga saham gabungan (IHSG) hari ini ditutup ambles 81,47 poin (1,18%) ke level 6.846,4. Nilai transaksi mencapai Rp 11,65 triliun.
Hampir seluruh sektor saham ambruk. Pelemahan paling tajam terjadi pada sektor transportasi sebesar 3%. Diikuti, sektor barang baku 1,9%, sektor properti 1,6%, sektor keuangan 1,5%, dan sektor industri 1,1%. Hanya dua sektor yang menghijau, yaitu sektor infrastruktur yang naik 1,3% dan sektor kesehatan menguat 0,6%.
Saat IHSG hari ini terjungkal, beberapa saham malah melesat hingga membentur batas auto rejection atas (ARA) dan berada di urutan teratas top gainers. Saham-saham tersebut adalah PT Bima Sakti Pertiwi Tbk (PAMG) melesat 34,5% menjadi Rp 74, PT PAM Mineral Tbk (NICL) melesat 34% menjadi Rp 236, PT Asuransi Maximus Graha Persada Tbk (ASMI) meningkat 34% menjadi Rp 67, dan PT Trisula International Tbk (TRIS) melejit 24,5% menjadi Rp 274.
Sedangkan saham PT Humpuss Maritim Internasional Tbk (HUMI) jatuh paling dalam. HUMI terpangkas 24,7%. Kemudian, saham PT Saranacentral Bajatama Tbk (BAJA) jatuh 15,8%, PT Barito Pacific Tbk (BRPT) terkoreksi 11,1%, PT Kota Satu Properti Tbk (SATU) terpangkas 10,6%, dan PT Maharaksa Biru Energi Tbk (OASA) terkikis 10,2%.
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast
Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di IndonesiaBERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Tag Terpopuler
Terpopuler






