Jumat, 15 Mei 2026

Momen Ini Akan Jadi Penentu Baik Buruknya Saham GOTO

Penulis : Harso Kurniawan
28 Okt 2023 | 07:00 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO). (Foto: GOTO)
Ilustrasi PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO). (Foto: GOTO)

JAKARTA, Investor.id – Tanggal 31 Oktober 2023 akan menjadi penentu baik buruknya saham PT Goto Gojek Tokopedia Tbk (GOTO). Saat itu, Goto dijadwalkan akan meriilis laporan keuangan kuartal III-2023.

“Jika tren di kuartal I dan dan II terus bertahan, ada potensi kinerja Goto kuartal III tahun ini membaik. Dengan demikian, harga saham GOTO masih ada peluang untuk technical rebound,” ujar analis Phintraco Sekuritas Valdy Kurniawan, Jumat (27/10/2023).

Jika hal itu terjadi, dia menerangkan, pemodal sebaiknya segera melakukan assessment ulang, apakah toleransi risiko masih layak jika dilakukan stoploss atau jika masih yakin dengan kinerja GOTO, silakan di-hold dengan risiko saham meluncur ke Rp 50.

ADVERTISEMENT

“Apakah investor siap dengan potensi risiko ini? Jika tidak, kembali pertimbangkan stoploss,” kata Valdy.

Dia menegaskan, untuk saat ini, yang bisa dilakukan pemodal adalah mencari info sebanyak-banyaknya soal Goto. Cara paling mudah adalah mengikuti paparan public pada 31 Oktober 2023 nanti.

Di momen itu, dia menerangkan, perhatikan kinerja Goto. Jika membaik dari kuartal II-2023, artinya manajemen berada di jalur tepat dan bisa menjadi alasan untuk hold saham GOTO.

Sebaliknya, demikian Valdy, jika itu tidak terjadi dan investor justru semakin khawatir, bisa pertimbangkan untuk mencari waktu tepat untuk stoploss dengan mempertimbangkan juga toleransi terhadap risiko masing-masing.

Kemarin, saham GOTO turun 1,75% ke level Rp 56 alias kian mendekati level psikologis Rp 50. Merujuk data RTI, saham GOTO turun 38% secara year to date dan 76% dalam setahun.

Sebelumnya, JP Morgan menilai, koreksi saham GOTO disebabkan manuver para pendiri menjual dan berencana menjual saham raksasa teknologi ini. Ini menimbulkan kecemasan di kalangan investor saham GOTO bisa nyender di level gocap.

Editor: Harso Kurniawan

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 3 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 3 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 4 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 4 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 5 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 5 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia