Performa Bank Jago (ARTO) dan Potensi Cuan Besar dari Sahamnya
Terkait pertumbuhan kredit, menurut Erni, ARTO diprediksi dapat mencatatkan peningkatan sebesar 30% pada tahun ini. Pertumbuhan serupa diperkirakan berlanjut hingga tahun depan. Kenaikan kredit tersebut diharapkan datang dari peluncuran sejumlah program kredit tahun depan.
Hingga kuartal III-2023, ARTO berhasil mencetak penyaluran kredit senilai Rp 10,9 triliun atau tumbuh 33% dibandingkan periode sama tahun lalu yang sebesar Rp 8,2 triliun. Penyaluran kredit dilakukan secara hati-hati dan terukur yang terlihat dari rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) gross di level 1,1%.
Kenaikan tersebut berdampak terhadap kenaikan pendapatan bunga bersih sebesar 23% menjadi Rp 1,2 triliun hingga akhir kuartal III-2023. Sedangkan pertumbuhan laba bersih (net profit after tax/NPAT) sebesar 24% menjadi Rp 50 miliar.
Ciptadana Sekuritas menargetkan kenaikan laba bersih ARTO menjadi Rp 63 miliar tahun ini dan diharapkan meningkat menjadi Rp 231 miliar pada 2024 dibandingkan raihan tahun lalu Rp 16 miliar. Sedangkan pendapatan bunga bersih diharapkan bertumbuh menjadi Rp 1,69 triliun pada 2023 dan melonjak menjadi Rp 2,13 triliun pada 2024, dibandingkan pencapaian tahun lalu Rp 1,35 triliun.
Dengan berbagai faktor tersebut, Ciptadana Sekuritas mempertahankan rekomendasi beli saham ARTO dengan target harga Rp 2.800. Dengan penutupan saham ARTO di level Rp 1.610, terbuka potensi cuan berlimpah dari saham ARTO sebesar 74%.
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






