Jumat, 15 Mei 2026

Wall Street Lanjutkan Reli, Dipicu Penurunan Imbal Hasil Obligasi AS

Penulis : Indah Handayani
3 Nov 2023 | 05:00 WIB
BAGIKAN
Trader bekerja di lantai Bursa Efek New York selama perdagangan pada 4 Januari 2023 di New York City, Amerika Serikat. (Foto: Michael M. Santiago/Getty Images/AFP)
Trader bekerja di lantai Bursa Efek New York selama perdagangan pada 4 Januari 2023 di New York City, Amerika Serikat. (Foto: Michael M. Santiago/Getty Images/AFP)

NEW YORK, investor.id – Indeks-indeks Wall Street lanjutkan reli pada Kamis (2/11/2023). Dengan demikian, menguat empat hari beruntun. Dipicu penurunan imbal hasil obligasi Amerika Serikat saat investor bertaruh The Fed akan selesai menaikkan suku bunga pada 2023.

Dikutip CNBC internasional, Dow Jones Industrial Average ditutup menguat 564,5 (1,7%) menjadi 33,839.08, menjadi hari terbaiknya sejak Juni. Sedangkan S&P 500 bertambah 1,89% menjadi 4,317.78, hari terbaiknya sejak April. Ini juga pertama kalinya S&P 500 membukukan kenaikan berturut-turut lebih dari 1% sejak Februari. Sementara itu, Nasdaq Composite naik 1,78% menjadi 13,294.19, menandai sesi terbaik sejak Juli.

Secara mingguan, S&P 500 naik sekitar 4,9%, dan Dow naik 4,4%. Nasdaq bersiap untuk memperoleh keuntungan lebih dari 5%.

ADVERTISEMENT

Reli ini terjadi secara luas, dengan seluruh 11 sektor S&P 500 mengakhiri hari di wilayah positif. Kenaikan dipimpin oleh sektor energi dan real estat, yang keduanya naik 3,1%.

Imbal hasil obligasi AS menurun, dengan imbal hasil 10-tahun turun sekitar 12 basis poin menjadi 4,668%. Hal ini terjadi setelah imbal hasil acuan sempat mencapai 5% pada bulan lalu.

Data Departemen tenaga Kerja AS yang dirilis pada Kamis pagi menunjukkan berkurangnya inflasi dan melambatnya pasar tenaga kerja, menambah kepercayaan investor bahwa The Fed akan selesai menaikkan suku bunganya. Biaya tenaga kerja secara tak terduga turun pada kuartal ketiga, dan klaim pengangguran mingguan meningkat menjadi 217 ribu.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 47 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 49 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 8 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia