Jumat, 15 Mei 2026

AirAsia (CMPP) Pendapatannya Naik 96%, Ada Agenda Penting juga

Penulis : Thresa Sandra Desfika
3 Nov 2023 | 10:30 WIB
BAGIKAN
AirAsia. (Foto: Perseroan)
AirAsia. (Foto: Perseroan)

JAKARTA, investor.id - PT AirAsia Indonesia Tbk (CMPP) meraih pendapatan usaha Rp 4,93 triliun selama periode Januari-September 2023. Angkanya meningkat 96,7% dari Rp 2,50 triliun di periode yang sama tahun lalu.

Namun pendapatan usaha itu habis dilahap beban. AirAsia Indonesia membukukan beban usaha neto mencapai Rp 5,54 triliun hingga akhir kuartal ketiga tahun ini. Beban terbesar berasal dari bahan bakar sebesar Rp 2,27 triliun.

Alhasil induk dari maskapai AirAsia Indonesia tersebut harus membukukan rugi usaha Rp 612,22 miliar.

Tapi rugi usaha per akhir kuartal III-2023 lebih kecil dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang sebesar Rp 1,30 triliun.

ADVERTISEMENT

Rugi tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 875,42 miliar per 30 September tahun ini. Menyusut dari Rp 1,48 triliun dalam 9 bulan 2022. Rugi per saham dasar juga berkurang dari sebelumnya Rp 138,86 menjadi Rp 81,93.

Per 30 September 2023, AirAsia Indonesia mencatatkan defisiensi modal neto Rp 7,68 triliun. Adapun total aset Rp 5,75 triliun dan liabilitas Rp 13,44 triliun.

Paparan Publik

Sementara itu, AirAsia Indonesia berencana menggelar agenda penting berupa paparan publik tahunan pada Kamis, 16 November 2023.

Dalam keterbukaan informasi CMPP pada 2 November disebutkan bahwa paparan publik itu akan membahas kinerja perseroan sampai dengan kuartal III-2023 dan rencana yang akan dilakukan perseroan. Bakal dihadiri pula oleh anggota direksi perseroan.

Sebagai informasi, dikutip dari website resmi perseroan, PT AirAsia Indonesia Tbk (AAID) secara resmi menjadi perusahaan induk dari PT Indonesia AirAsia (IAA) pada 29 Desember 2017.

PT AirAsia Indonesia Tbk yang sebelumnya dikenal dengan nama PT Rimau Multi Putra Pratama Tbk (RMPP) adalah perusahaan terbuka yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Perubahan nama dari RMPP menjadi AAID telah disetujui oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia.

PT AirAsia Indonesia Tbk melalui entitas anak PT Indonesia AirAsia (IAA) merupakan perusahaan yang bergerak pada bidang usaha penerbangan komersial berjadwal.

Sebagai perusahaan jasa penerbangan, perseroan memiliki satu kantor pusat dan mengoperasikan 16 kantor pelayanan dan penjualan yang tersebar di 12 kota besar di Indonesia.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 47 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 49 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 8 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia