Adaro (ADRO) Investasi Besar-besaran, Sahamnya Masuk Radar Cuan
Meskipun harga batu bara turun secara keseluruhan, salah satu anak usaha ADRO, yaitu PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR), mencatat kenaikan pendapatan sebesar 8,1% (yoy) selama periode Januari-September 2023. Volume penjualan batu bara kokas meningkat 38% dan volume produksi melonjak 55%. “Ini menunjukkan kapasitas operasional yang kuat,” sebut NH Korindo Sekuritas.
Namun, anak usaha ADRO yang beroperasi di Australia membukukan penurunan volume produksi dan penjualan. Kestrel mencatat penurunan 6% (yoy) pada volume produksi batu bara yang layak jual dan penurunan 9% pada volume penjualan. Hal itu disebabkan oleh kapasitas pemrosesan yang lebih rendah akibat tingginya kandungan lempung dan pengenceran pada stok yang sedang diproses di pabrik.
Untuk pasar global, China terus menjadi salah satu pasar internasional yang paling penting bagi ADRO dengan kontribusi 22% terhadap penjualan perseroan hingga kuartal III-2023. Pemulihan ekonomi yang terus berlanjut di China dan stimulus pemerintah dapat meningkatkan volume penjualan ADRO pada 2024.
Sedangkan di Eropa, pasar batu bara masih lemah karena tingginya ketersediaan energi terbarukan, kuatnya rantai pasokan gas, tingginya persediaan gas, dan permintaan listrik yang lebih rendah.
Dengan berbagai faktor tersebut, NH Korindo Sekuritas memberikan rekomendasi overweight untuk saham ADRO dengan target harga Rp 2.870. Target harga tersebut mencerminkan rasio forward PE sebesar 5,79 kali, yang kurang lebih sama dengan rata-rata 5 tahun ADRO. Saat ini, saham ADRO diperdagangkan pada forward PE 5 kali.
Risikonya adalah cuaca ekstrem, ekonomi China yang stagnan, dan berlanjutnya penurunan harga batu bara global.
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






