Jumat, 15 Mei 2026

Bumi Resources (BUMI) Buka Rincian Laporan Keuangan Konsolidasi KPC

Penulis : Jauhari Mahardhika
30 Nov 2023 | 18:51 WIB
BAGIKAN
Kegiatan usaha PT Bumi Resources Tbk (BUMI). (Foto: Perseroan)
Kegiatan usaha PT Bumi Resources Tbk (BUMI). (Foto: Perseroan)

JAKARTA, investor.id – PT Bumi Resources Tbk (BUMI), perusahaan batu bara milik Grup Bakrie dan Grup Salim, membuka rincian dari ringkasan laporan keuangan konsolidasian per September 2023 yang diaudit terbatas.

Laporan keuangan ini telah mengonsolidasikan PT Kaltim Prima Coal (KPC) untuk kepentingan investor. Sedangkan laporan keuangan Bumi Resources per September 2023 sesuai PSAK 66 yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI) sebelumnya, hanya mengonsolidasikan PT Arutmin Indonesia, tanpa KPC.

Bumi Resources membukukan pendapatan sebesar US$ 4,76 miliar selama periode Januari-September 2023, turun 24% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar US$ 6,25 miliar. Beban pokok pendapatan turun 2% menjadi US$ 4,32 miliar dari US$ 4,42 miliar.

ADVERTISEMENT

Lalu, laba bruto tergerus 76% menjadi US$ 438,8 juta dari US$ 1,83 miliar. Beban usaha berkurang 14% menjadi US$ 173,1 juta dari US$ 201,9 juta. Laba usaha terpangkas 84% menjadi US$ 265,7 juta dari US$ 1,63 miliar. Sedangkan margin usaha anjlok menjadi 5,6% dari 26,2%.

Selanjutnya, laba sebelum pajak terkikis 85% menjadi US$ 225,6 juta dari US$ 1,46 miliar. Total laba neto turun 82% menjadi US$ 147,4 juta dari US$ 819,2 juta.

Adapun total laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk turun 84% menjadi US$ 58,3 juta dari US$ 365,5 juta.

“Penurunan drastis pendapatan per September 2023 dipicu harga batu bara yang turun tajam dibandingkan patokan harga tahun lalu, ketidakpastian pasar batu bara, serta situasi dan kondisi geopolitik dan ekonomi global,” jelas manajemen Bumi Resources dalam keterangan resmi, Kamis (30/11/2023). 

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 53 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 55 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 8 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia