Jumat, 15 Mei 2026

Update terkait ADMR, EMTK, hingga GOTO

Penulis : Thresa Sandra Desfika
1 Des 2023 | 07:55 WIB
BAGIKAN
PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) atau Emtek. (Foto ilustrasi: Perseroan)
PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) atau Emtek. (Foto ilustrasi: Perseroan)

JAKARTA, investor.id - Bursa Efek Indonesia (BEI) telah melakukan evaluasi atas sejumlah indeks pada November 2023, salah satunya adalah Jakarta Islamic Index (JII).

Dalam pengumumannya tertanggal 29 November 2023, BEI menyebutkan evaluasi untuk JII ini bersifat mayor. Adapun periode efektif hasil evaluasi JII berlaku mulai 1 Desember 2023 sampai 31 Mei 2024.

“Bursa Efek Indonesia pada bulan November 2023 telah melakukan evaluasi atas indeks,” ungkap pengumuman BEI dikutip Jumat (1/12/2023).

ADVERTISEMENT

Terdapat lima saham yang baru masuk dalam JII, yakni saham PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR), saham PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK), saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), saham PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI), dan saham PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI).

Selain itu, ada lima saham yang dikeluarkan dari perhitungan indeks ini, yaitu saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT), saham PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA), saham PT Harum Energy Tbk (HRUM), saham PT Indika Energy Tbk (INDY), dan saham PT Surya Citra Media Tbk (SCMA).

Daftar Lengkap

Dikutip dari website resmi BEI, Jakarta Islamic Index (JII) adalah indeks saham syariah yang pertama kali diluncurkan di pasar modal Indonesia pada tanggal 3 Juli 2000.

Konstituen JII hanya terdiri dari 30 saham syariah paling likuid yang tercatat di BEI. Sama seperti ISSI, review saham syariah yang menjadi konstituen JII dilakukan sebanyak dua kali dalam setahun, Mei dan November, mengikuti jadwal review daftar efek syariah (DES) oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

BEI menentukan dan melakukan seleksi saham syariah yang menjadi konstituen JII. Adapun kriteria likuditas yang digunakan dalam menyeleksi 30 saham syariah yang menjadi konstituen JII adalah sebagai berikut:

- Saham syariah yang masuk dalam konstituen Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) telah tercatat selama 6 bulan terakhir

- Dipilih 60 saham berdasarkan urutan rata-rata kapitalisasi pasar tertinggi selama 1 tahun terakhir

- Dari 60 saham tersebut, kemudian dipilih 30 saham berdasarkan rata-rata nilai transaksi harian di pasar regular tertinggi

- 30 saham yang tersisa merupakan saham terpilih.

Berikut daftar indeks JII hasil review November 2023:

Update terkait ADMR, EMTK, hingga GOTO
Sumber: BEI

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 4 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 4 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 5 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 5 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 6 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia