Jumat, 15 Mei 2026

Tak Konsolidasikan Tokopedia, GOTO Lebih Lincah

Penulis : Jauhari Mahardhika
13 Des 2023 | 18:32 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi GOTO. (Foto: Electrum)
Ilustrasi GOTO. (Foto: Electrum)

JAKARTA, investor.id – Pelaku pasar mulai mendapatkan penjelasan lebih detail terkait kesepakatan antara PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) dan TikTok, terutama soal dampak perubahan pengendalian pada Tokopedia.

Pelaku pasar juga mulai berhitung potensi komisi yang bakal diterima GOTO secara rutin dari transaksi di platform. Hal menarik lain adalah klausul non dilutive terhadap kepemilikan GOTO di Tokopedia, apabila TikTok kembali menyuntikkan dana ke Tokopedia.

Analis Indo Premier Sekuritas, Ryan Winipta dalam risetnya menilai bahwa penurunan harga saham GOTO adalah hal wajar. Sebab sebagian pelaku pasar melakukan profit taking, setelah harga saham GOTO reli hingga naik 93% dari posisi terendah Rp 54.

ADVERTISEMENT

Di sisi lain, pelaku pasar juga mengantisipasi nilai transaksi yang cenderung rendah serta dampak dari terdilusinya GOTO sebagai pemegang mayoritas saham Tokopedia. Namun, ia juga memberikan pandangan yang menarik bahwa sebenarnya transaksi antara Tokopedia dan TikTok ini akan memberikan dampak positif ke depan.

Setelah transaksi, GOTO hanya akan memegang 25% saham Tokopedia. Sisanya dipegang TikTok. Alhasil, GOTO tidak lagi mengonsolidasikan laporan keuangan Tokopedia. Hal ini justru dinilai positif bagi GOTO maupun Tokopedia.

Ryan menilai, deal antara TikTok dengan Tokopedia menguntungkan GOTO dalam 3 hal. Pertama, adjusted EBITDA GOTO akan positif karena tidak lagi mengonsolidasikan Tokopedia. Segmen e-commerce ini diperkirakan masih akan menanggung kerugian Rp 1 triliun pada 2023.

Kedua, GOTO masih akan mendapatkan tambahan pendapatan dari skema revenue sharing setelah TikTok dan Tokopedia bergabung menjadi entitas baru nantinya.

Ketiga, valuasi TikTok dan Tokopedia senilai US$ 2,3 miliar dari transaksi tersebut terlalu rendah, mengingat potensi upside yang besar, jika Tokopedia dan TikTok bergabung.

Dengan 3 poin tersebut, Ryan memberikan rekomendasi beli saham GOTO dengan target harga tetap sebesar Rp 125.

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 2 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 2 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 3 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 3 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 4 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 4 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia