Jumat, 15 Mei 2026

Perusahaan Energi (CGAS) IPO Kisaran Rp 284-338, Ada Mantan Waka BIN Jadi Petingginya

Penulis : Thresa Sandra Desfika
15 Des 2023 | 08:26 WIB
BAGIKAN
PT Citra Nusantara Gemilang Tbk (CGAS). Perseroan
PT Citra Nusantara Gemilang Tbk (CGAS). Perseroan

Pemegang saham Citra Nusantara Gemilang Tbk (CGAS)/CNG sebelum IPO terdiri dari PT Petro Asia Energy menggenggam 46,18% saham, PT Dharma Mulia Jaya 30,63%, PT Cipta Nyata Gemilang 13%, dan PT Tirta Maritim Nusantara 10,20%.

Pengendali dan pemilik manfaat akhir (ultimate beneficial owner) perseroan adalah Zaqi Ismail dan Sanjaya.

Zaqi Ismail adalah putra dari As’at Said Ali yang merupakan komisaris utama perseroan. As’at Said Ali menjabat komisaris utama CGAS sejak tahun 2010. Sebelumnya ia merupakan wakil kepala Badan Intelijen Negara (Waka BIN) dari tahun 2000-2010 dan merupakan deputi III BIN dari tahun 1999-2000.

Perusahaan Energi (CGAS) IPO Kisaran Rp 284-338, Ada Mantan Waka BIN Jadi Petingginya
Komisaris Utama PT Citra Nusantara Gemilang Tbk (CGAS) As’at Said Ali. Perseroan

As’at Said Ali adalah warga negara Indonesia berusia 74 tahun, Doktor Honoris Causa, Universitas Diponegroro. Pendidikan terakhir S1 Hubungan International, Universitas Gajah Mada pada tahun 1974.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, dana yang diperoleh dari IPO saham setelah dikurangi dengan biaya-biaya emisi, seluruhnya akan dipergunakan oleh perseroan dengan rincian sebagai berikut:

1. Sekitar 90% untuk pembayaran dalam rangka pembangunan LNG Station (liquefied natural gas) di Galian Field Tambun Zone 7 Regional 2.

2. Sekitar 10% akan digunakan perseroan untuk modal kerja perseroan seperti biaya operasional perseroan, pembelian gas, sewa gas transportation module (GTM), sewa alat transportasi dan distribusi. Penggunaan dana ini dikategorikan sebagai operating expenditure (OPEX).

Sedangkan dana yang diperoleh dari pelaksanaan Waran Seri I, jika dilaksanakan oleh pemegang waran akan digunakan untuk modal kerja perseroan, modal operasional dan/atau digunakan untuk antara lain namun tidak terbatas pada biaya operasional perseroan, pembelian gas, sewa alat transportasi dan distribusi.

Total aset perseroan per 30 Juni 2023 adalah Rp 188,55 miliar, liabilitas Rp 112,14 miliar, dan ekuitas Rp 76,40 miliar.

Perseroan membukukan pendapatan Rp 423,55 miliar dan laba bersih Rp 12,55 miliar pada 2022. Di tahun 2021, CGAS mencetak pendapatan Rp 387,69 miliar dan laba bersih Rp 3,76 miliar.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 5 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 5 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 5 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 6 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 6 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia