Sabtu, 4 April 2026

Wika Beton (WTON) Incar Kontrak Baru 2024 Tumbuh 13% Jadi Rp 7,48 Triliun

Penulis : Muawwan Daelami
23 Jan 2024 | 16:42 WIB
BAGIKAN
Caption: Satu dari tiga jetty atau pelabuhan milik Wika Beton (WTON) di pabrik perseroan yang berlokasi di Lampung. Melalui, jetty tersebut memudahkan proses distribusi produk menuju lokasi proyek dengan menggunakan kapal laut.
Sumber: Istimewa
Caption: Satu dari tiga jetty atau pelabuhan milik Wika Beton (WTON) di pabrik perseroan yang berlokasi di Lampung. Melalui, jetty tersebut memudahkan proses distribusi produk menuju lokasi proyek dengan menggunakan kapal laut. Sumber: Istimewa

JAKARTA, investor.id – PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) mengincar kontrak baru pada 2024 tumbuh sebesar 13,33% menjadi Rp 7,48 triliun dibandingkan perolehan kontrak baru perseroan pada full year 2023 sebesar Rp 6,60 triliun.

Sekretaris Perusahaan WTON Dedi Indra membeberkan, sejumlah proyek yang akan menjadi sasaran perseroan untuk memenuhi target kontrak baru 2024 sebesar Rp 7,48 triliun tersebut.

“Sejumlah proyek itu di antaranya pembangunan jalan tol, Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, infrastruktur pabrik swasta, bendungan, pelabuhan, gedung perkantoran, proyek perkeretaapian LRT dan MRT, serta proyek lainnya,” ungkap Dedi dalam keterangan resminya, Selasa (23/1/2024).

Advertisement

Anak usaha PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) ini pun menyiapkan anggaran belanja modal (capital expenditure/capex) pada 2024 sebesar Rp 230,17 miliar demi menunjang pencapaian target WTON pada tahun ini.

Menurut Dedi, tahun ini WTON memiliki bekal kontrak carry over sebesar Rp 4 triliun untuk mengisi perolehan penjualan sepanjang periode pemilu berlangsung. Bukan hanya itu, Wika Beton juga proaktif mencari perolehan proyek non-APBN seperti dari sektor swasta, BUMN, serta pasar luar negeri.

Dedi berharap, melalui strategi tersebut Wika Beton dapat mendukung kinerja maksimal perseroan. Sambil terus menjaga komitmennya pada standar kualitas dan mutu serta penerapan tata kelola perusahaan yang baik.

Berkaca dari kinerja 2023 yang berhasil membukukan kontrak baru sebesar Rp 6,60 triliun dan bekal kontrak carry over sebesar Rp 4 triliun,  maka target kenaikan omzet kontrak baru sebesar 13% berpeluang besar tercapai.

Apalagi, proyek utama penyumbang perolehan kontrak 2023 WTON didominasi sektor infrastruktur sebesar 65,83% yang merupakan core business perseroan. Disusul, sektor industri sebesar 13,06%, properti sebesar 10,74%, kelistrikan sebesar 7,42%, sektor energi sebesar 2,50%, dan sektor tambang sebesar 0,45%.

Sementara dilihat dari sisi pelanggan, perolehan kontrak baru WTON pada 2023 mayoritas berasal dari pelanggan eksternal sebesar 92,52% dan internal sebesar 7,48%. Pelanggan internal terdiri dari WIKA Holding sebesar 6,49% dan afiliasi WIKA sebesar 0,98%. Kemudian, pelanggan eksternal dari swasta sebesar 78,52%, BUMN sebesar 12,91%, dan pemerintah sebesar 1,09%.

Editor: Muawwan Daelami

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


International 10 menit yang lalu

Pemda Rusia Wajibkan Perusahaan Setor Nama Karyawan untuk Maju Perang

Pemda Rusia rekrutmen militer terselubung. Perusahaan di Ryazan wajib setor nama karyawan untuk perang di Ukraina demi penuhi kuota tentara.
Market 20 menit yang lalu

Laba Bersih Indocement (INTP) Rp 2,25 Triliun

PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) mencatat laba bersih Rp 2,25 triliun tahun 2025.
Business 50 menit yang lalu

Pengadaan Mobil Kopdes Perlu Berbasis Data 

Pemerintah perlu membuat peta jalan yang terukur dan berbasis data, dalam memenuhi kebutuhan mobil operasional Kopdes Merah Putih
InveStory 1 jam yang lalu

Ketika Asuransi Harus Berpikir Seperti Bisnis Ritel

Makin banyak masyarakat dan pelaku usaha kecil terlindungi, makin kuat pula fondasi ekonomi nasional.
International 1 jam yang lalu

Warren Buffett Beri Peringatan Keras Sistem Perbankan Global Sedang Rapuh

Warren Buffett peringatkan kerapuhan sistem perbankan global. Berkshire Hathaway timbun kas US$ 373 miliar saat risiko properti meningkat.
National 2 jam yang lalu

Sebar Qurban 2026 Targetkan Ratusan Ribu Penerima

Selain nilai spiritual, kegiatan kurban dapat berkontribusi terhadap ketahanan pangan serta mendukung perputaran ekonomi masyarakat.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia