Sabtu, 4 April 2026

WIKA Rights Issue Jumbo, Ini Jadwal Lengkapnya

Penulis : Jauhari Mahardhika
23 Jan 2024 | 21:05 WIB
BAGIKAN
PT Wijaya Karya Tbk (WIKA). (Foto: Perseroan)
PT Wijaya Karya Tbk (WIKA). (Foto: Perseroan)

JAKARTA, investor.id PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) akan melangsungkan penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue II. BUMN konstruksi dan investasi itu siap menerbitkan sebanyak 92.238.374.997 saham baru seri B.

Melalui rights issue tersebut, WIKA akan memperoleh dana Rp 6 triliun yang merupakan penyertaan modal negara (PMN) dari pemerintah. Dana tersebut bakal digunakan untuk modal kerja penyelesaian proyek strategis nasional (PSN) dan Ibu Kota Nusantara (IKN). Sisanya dialokasikan untuk modal kerja proyek perseroan dan/atau refinancing.

Dengan begitu, total nilai rights issue WIKA ditaksir lebih dari Rp 6 triliun. Namun, berdasarkan prospektus yang diterbitkan pada Selasa (23/1/2024), perseroan belum mengungkapkan total target perolehan dana dari hasil aksi korporasi tersebut. Begitu juga dengan harga pelaksanaan dan rasionya.

Advertisement

WIKA hanya merinci jadwal pelaksanaan rights issue, sebagai berikut:

Tanggal rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB): 12 Januari 2024.

Tanggal efektif pernyataan pendaftaran HMETD: 5 Maret 2024.

Tanggal terakhir perdagangan saham dengan HMETD (cum-right).

- Pasar reguler dan pasar negosiasi: 15 Maret 2024.

- Pasar tunai: 19 Maret 2024.

Tanggal mulai perdagangan saham tanpa HMETD (ex-right).

- Pasar reguler dan pasar negosiasi: 18 Maret 2024.

- Pasar tunai: 20 Maret 2024.

Tanggal terakhir pencatatan (recording date) untuk memperoleh HMETD: 19 Maret 2024.

Tanggal distribusi HMETD: 20 Maret 2024.

Tanggal pencatatan HMETD di Bursa Efek Indonesia: 21 Maret 2024.

Periode perdagangan HMETD: 21-28 Maret 2024.

Periode pelaksanaan HMETD: 21-28 Maret 2024.

Periode penyerahan saham hasil pelaksanaan HMETD: 25 Maret-2 April 2024.

Tanggal terakhir pembayaran pemesanan saham tambahan: 2 April 2024.

Tanggal penjatahan pemesanan saham tambahan: 3 April 2024.

Tanggal pengembalian uang pemesanan: 4 April 2024.

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


International 3 menit yang lalu

Pemda Rusia Wajibkan Perusahaan Setor Nama Karyawan untuk Maju Perang

Pemda Rusia rekrutmen militer terselubung. Perusahaan di Ryazan wajib setor nama karyawan untuk perang di Ukraina demi penuhi kuota tentara.
Market 14 menit yang lalu

Laba Bersih Indocement (INTP) Rp 2,25 Triliun

PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) mencatat laba bersih Rp 2,25 triliun tahun 2025.
Business 44 menit yang lalu

Pengadaan Mobil Kopdes Perlu Berbasis Data 

Pemerintah perlu membuat peta jalan yang terukur dan berbasis data, dalam memenuhi kebutuhan mobil operasional Kopdes Merah Putih
InveStory 55 menit yang lalu

Ketika Asuransi Harus Berpikir Seperti Bisnis Ritel

Makin banyak masyarakat dan pelaku usaha kecil terlindungi, makin kuat pula fondasi ekonomi nasional.
International 1 jam yang lalu

Warren Buffett Beri Peringatan Keras Sistem Perbankan Global Sedang Rapuh

Warren Buffett peringatkan kerapuhan sistem perbankan global. Berkshire Hathaway timbun kas US$ 373 miliar saat risiko properti meningkat.
National 2 jam yang lalu

Sebar Qurban 2026 Targetkan Ratusan Ribu Penerima

Selain nilai spiritual, kegiatan kurban dapat berkontribusi terhadap ketahanan pangan serta mendukung perputaran ekonomi masyarakat.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia