Kamis, 14 Mei 2026

Ketegangan di Timur Tengah Dorong Penguatan Harga Emas

Penulis : Indah Handayani
30 Jan 2024 | 04:22 WIB
BAGIKAN
Emas batangan. Sumber: BSTV
Emas batangan. Sumber: BSTV

NEW YORK, investor.id - Harga emas menguat pada Senin (29/1/2024). Hal tersebut didorong oleh meningkatnya ketegangan di Timur Tengah sehingga meningkatkan permintaan akan aset safe haven. Sementara pasar menanti keputusan kebijakan The Fed pada akhir pekan ini untuk petunjuk lebih lanjut mengenai waktu pemangkasan suku bunga AS pertama tahun ini.

Dikutip dari Reuters, harga emas spot naik 0,4% menjadi US$ 2.025,97 per ons pada pukul 19.23 GMT. Sedangkan kontrak emas berjangka AS menguat 0,4% menjadi US$ 2.025,4.

Washington sedang mempertimbangkan respons terhadap serangan mematikan pertama pada pasukannya di Timur Tengah sejak perang Gaza dimulai. Serangan drone di Yordania timur laut akhir pekan lalu menewaskan tiga personel pasukan Amerika Serikat (AS) dan melukai setidaknya 34 lainnya.

ADVERTISEMENT

"Kejadian itu meningkatkan ketegangan di Timur Tengah bahkan lebih tinggi, dan itulah yang mendorong uang masuk ke pasar emas dan perak atas dasar permintaan aset save haven," kata Jim Wyckoff, analis senior Kitco Metals.

Imbal hasil obligasi AS 10 tahun turun, meningkatkan daya tarik emas yang tidak menghasilkan bunga. Pasar tengah menanti keputusan dari Federal Open Market Committee (FOMC), yang mengambil sikap dovish dalam pertemuan Desember lalu.

"Pertemuan FOMC ini akan memberikan panduan kapan kemungkinan pemangkasan suku bunga pertama akan terjadi, dan apakah The Fed akan condong dovish atau hawkish dalam kebijakan moneternya," tambah Wyckoff.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 4 menit yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 21 menit yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 51 menit yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 1 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya

Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia