Jumat, 15 Mei 2026

Pasar Mulai Lihat Peluang Pemilu Sekali Putaran, 10 Saham Jadi Prioritas

Penulis : Jauhari Mahardhika
4 Feb 2024 | 14:00 WIB
BAGIKAN
Sejumlah karyawan beraktivitas di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. (Dok B-Universe Photo)
Sejumlah karyawan beraktivitas di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. (Dok B-Universe Photo)

JAKARTA, investor.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) dan indeks IDX80 mencatatkan return negatif masing-masing sebesar 0,9% dan 0,4% pada Januari 2024. Sektor barang konsumen non primer, bank, dan energi mencetak kinerja terbaik. Sedangkan sektor teknologi, kesehatan, dan barang konsumen primer terburuk.

“Penurunan ekspektasi terhadap perubahan arah kebijakan Federal Reserve (The Fed) pada bulan Maret di tengah risiko inflasi yang meningkat membuat yield naik. Yield obligasi Indonesia bertenor 10 tahun naik dari 6,5% pada akhir 2023 menjadi 6,7%, sebelum kembali ke 6,5% pada akhir Januari 2024,” tulis Mandiri Sekuritas dalam risetnya, yang dikutip pada Minggu (4/2/2024).

Adapun nilai tukar rupiah terhadap dolar AS melemah 2,5% (mom). Aliran masuk modal asing, di luar transaksi crossing di pasar negosiasi, sebesar Rp 4,1 triliun pada Januari 2024 dibandingkan Desember 2023 yang mencapai Rp 7,9 triliun. Di pasar obligasi, tidak ada aliran masuk modal asing pada Januari 2024, setelah aliran masuk sebesar Rp 8,2 triliun pada Desember 2023.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, secara valuasi dalam 12 bulan ke depan, price to earning (PE) IHSG dan IDX80 diproyeksikan sebesar 13,7 kali dan 12,6 kali. Standar deviasi 1,7 kali dan 1,1 kali, di bawah rata-rata 5 tahun.

“Dengan kemungkinan perubahan kebijakan the Fed tidak dibahas pada Maret, semua perhatian tertuju pada pemilu tanggal 14 Februari. Pasar mulai memasukkan kemungkinan peningkatan peluang pemilu sekali putaran, serta percepatan bantuan sosial,” sebut Mandiri Sekuritas.

Karena itu, Mandiri Sekuritas mempertahankan 10 saham pilihan teratas:

1. ACES (buy), target harga Rp 970.

2. BBCA (buy), target harga Rp 11.200.

3. BBRI (buy), target harga Rp 6.700.

4. BFIN (buy), target harga Rp 1.500.

5. BRIS (buy), target harga Rp 2.300.

6. CTRA (buy), target harga Rp 1.610.

7. GOTO (buy), target harga Rp 125.

8. ICBP (buy), target harga Rp 13.000.

9. ISAT (buy), target harga Rp 12.500.

10. JSMR (buy), target harga Rp 5.800.

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 41 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 43 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 8 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia